Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Soekarwo: Kehidupan Jawa Timur telah ditopang industri

Soekarwo: Kehidupan Jawa Timur telah ditopang industri
Surabaya - KoPi | Sektor industri Provinsi Jawa Timur telah terbukti berhasil menjadi tulang punggung dan basis pembangunan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur Soekarwo dalam sambutannya pada Pembukaan Pameran Produk Indonesia (PPI) 2015 di Grand City Surabaya, Kamis (6/8). 
 

Soekarwo mengatakan, data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menyatakan pada semester I 2015 ekonomi Jawa Timur tumbuh 5,22 persen, sementara pertumbuhan nasional hanya pada angka 4,67 persen. "Dengan pertumbuhan yang cukup baik tersebut Jawa Timur tetap menjadi lokomotif pembangunan nasional," kata Soekarwo.

(Baca: Ekonomi Jatim tetap tumbuh di tengah kelesuan ekonomi dunia)

Soekarwo menyebutkan Produk Domistik Regional Bruto (PDRB) Jawa Timur pada semester II-2015 sebesar Rp 821 triliun atau hampir 15 persen dari Produk domistik (PDB) nasional di periode yang sama.

Pertumbuhan tersebut didominasi oleh sektor industri, yaitu sebesar 29,45 persen. Dengan angka tersebut, artinya 30 persen kehidupan masyarakat Jawa Timur ditopang oleh sektor industri. Kontribusi terbesar kedua adalah dari sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil serta sepeda motor dengan capaian 17,44 persen. 

Dalam sambutannya tersebut, Soekarwo juga berharap investor untuk mau bertahan di Jawa Timur demi pengembangan usaha masyarakat. Soekarwo berjanji akan mempermudah perijinan bagi investor, serta menyediakan tempat usaha dan pekerja yang profesional dan produktif.

back to top