Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Pertemuan G20: Tantangan Ekonomi Dunia 2018

Pertemuan G20: Tantangan Ekonomi Dunia 2018

Istambul-KoPi| Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral G20 melakukan pertemuan selama dua hari, pada Selasa lalu. Mereka merundingkan target dua persen dari pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2018.

Wakil Perdana Menteri Turki Ali Babacan mengatakan dalam konferensi pers bahwa G20 telah berkomitmen untuk mengembangkan strategi pertumbuhan yang komprehensif untuk mencapai pertumbuhan yang kuat, berkelanjutan dan seimbang dan meningkatkan potensi pertumbuhan.

"Strategi pertumbuhan kami bertujuan untuk meningkatkan investasi, angkat kerja dan partisipasi, meningkatkan perdagangan dan mempromosikan kompetisi," katanya.

Ketika menjawab pertanyaan tentang risiko dari "kelelahan reformasi," Babacan mengakui bahwa beberapa negara telah menghadapi itu karena biaya politik yang harus dibayar.

Namun, hanya mereka yang mengatasi kesulitan yang dapat mempertahankan pertumbuhan ekonomi, tambahnya.

Babacan juga mengatakan bahwa sebagian besar negara G20 menyatakan komitmen mereka untuk reformasi, 2015 akan menjadi tahun yang berat dari pelaksanaan reformasi ini.

Selama hari pertama pertemuan mereka, para menteri keuangan dan gubernur bank sentral fokus pada agenda dunia dan membahas pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja di ekonomi utama.

Pertemuan ini dihadiri oleh semua negara anggota G20. Turki juga mengundang Azerbaijan bersama dengan Malaysia. |xinhuanet.com |Winda Efanur FS|


back to top