Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Pekerja Mcdonald Amerika tuntut upah $15 per jam

pic:guardian pic:guardian

Chichago-KoPi-Lebih dari 100 pengunjuk rasa  yang menuntut kenaikkan upah dan perbaikan kondisi kerja,  ditangkap Rabu 21 Mei 2014, di luar kantor perusahaan McDonald di Oak Brook, Illinois,  Amerika Serikat.

Sekitar 2000 pengunjuk rasa berbaris di sepanjang jalan kota Chicago menuntut hak membentuk serikat pekerja, kenaikkan upah menjadi $15 per jam tanpa syarat. Karyawan McDonald, Karyawan makanan cepat saji lainnya dan para para tetua gereja setempat saling bergandeng tangan sembari berteriak," Woi, McDonald kamu tidak bisa sembunyi, kami sudah lihat kerakusanmu! dan "Tak ada penggorengan tanpa menaikkan upah kami!"

Para demonstran bentrok dengan polisi anti hura-hara yang membubarkan aksi mereka. Sekurangnya 110 orang ditangkap setelah mereka melakukan pengedoran pintu McDonald.

Perusahaan-perusahaan makanan cepat saji, dengan semua keuntungan yang mereka dapat, memiliki tingkat kompensasi pekerja yang rendah, dengan rasio pembayaran CEO-to-worker yang mencapai lebih dari 1,000 pada tahun 2013. Studi sebelumnya yang meneliti keseriusan dari situasi tersebut menemukan bahwa rata-rata pekerja McDonald membutuhkan waktu sekitar empat bulan untuk dapat menghasilkan uang yang CEO hasilkan dalam satu jam, yakni sebesar $9,274.

Amanda Wenninghoff (28 Tahun) , misalnya, melakukan peerjalanann dari Kansas ke Chicago untuk berpartisipasi dalam aksi ujuk rasa tersebut. Dia sudah bekerja di  perusahaan itu selama sepuluh tahun, namun belum menerima kenaikan gaji sekalipun. Ia berjuang untuk menghidupi keluarganya dengan upah $ 8 per jam .

" Saya tinggal di rumah mobil dengan anak-anak saya karena tidak punya upah yang cukup untuk mendapatkan tempat tinggal  , " kata Wenninghoff pada Guardian . " Saya bergabung bersama teman-teman untuk menyelamatkan hidup mereka yang tidak mampu. "

Masalahnya  menjadi begitu serius, lebih dari separuh pekerja makanan cepat saji Amerika mengandalkan bantuan pemerintah untuk menebus gaji kecil yang mereka peroleh , bahkan ketika mereka bekerja 40 jam kerja seminggu , demikian menurut sebuah laporan yang diterbitkan pada bulan Oktober oleh para ekonom di Universitas of California di Berkley .

Studi ini juga menemukan bahwa sebagian besar pekerja makanan cepat saji ( 68 persen ) adalah orang dewasa yang tidak menikah atau menikah saat ini tidak bersekolah dan 26 persen membesarkan anak-anak - hal ini membongkar stereotip bahwa sebagian besar remaja bekerja sebagai loketing.

" Tidak mungkin bagi saya untuk mendapatkan dengan tanpa bantuan pemerintah , " kata Wenninghoff . " Setidaknya mereka bisa memberi upah pada kita dengan cukup, jadi kami bisa hidup, bukan malah membayar pajak."

sumber: guardian

back to top