Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Pekerja asing di Jatim harus kuasai bahasa lokal

Pekerja asing di Jatim harus kuasai bahasa lokal
Surabaya-KoPi| Menjelang berlakunya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015, DPRD Jawa Timur menegaskan perlunya pembatasan untuk pekerja asing dan investor yang masuk Indonesia. Pekerja asing dan investor asing yang datang di Jawa Timur harus bisa berbahasa Indonesia dan bahasa lokal di Jatim.
 

"Meskipun pemerintah pusat memperbolehkan pekerja asing yang datang ke Indonesia tidak bisa berbahasa Indonesia, tapi di Jatim pemerintah provinsi harus memprotek tenaga asing yang datang dengan mewajibkan pekerja Asing bisa berbahasa Indonesia atau bahasa lokal," ujar Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim, Suli Da'im di DPRD Jatim, Kamis (10/9).

Menurut Suli, pewajiban untuk menguasai bahasa lokal tidak bertentangan dengan kaidah perdagangan bebas yang telah dikeluarkan oleh World Trade Organization (WTO). "Pewajiban ini nanti juga untuk melindungi tenaga kerja asli Indonesia," ujarnya.

Kewajiban pekerja asing untuk bisa berbahas lokal ini nanti juga akan dimasukan dalam salah satu materi Rancangan Peraturan Daerah (raperda) tentang perlindungan tenaga kerja di Jatim. Raperda tersebut sedang dibahas oleh pihak stakeholder terkait dengan Pemerintah Provinsi Jatim dan DPRD. 

"Disnakertransduk Jatim sepakat melakukan pembahasan dengan komisi E, dan Insya Allah Perda ini akan selesai pada Desember mendatang,” ujar politisi asal Fraksi PAN Jatim ini.

back to top