Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Jogjakarta-KoPi| Asisten bidang perekonomian Kota Jogja, Aman, tidak mempermasalahkan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang belum mempunyai kios. Menurutnya persoalan jatah kios sudah dalam proses penyelesaian.

"(PKL yang belum dapat kios), sudah dikondisikan semuanya," jelas Aman saat pembukaan penataan kawasan Alun-Alun Utara pukul 15.15 WIB.

Sementara sekretaris Forum Komunitas Alun-Alun Utara, Krisnadi menjelaskan memang masih banyak pedagang yang belum bekerja optimal meskipun sudah peresmian penataan kawasan.

Krisnadi mengakui baru sebagian pedagang yang beroperasi, seperti pedagang kuliner wedang ronde dan angkringan.

Pihak Forum Komunitas Alun-Alun Utara telah menghimbau kepada Pemkot untuk segera menyelesaikan pembangunannya.

"Dari kami usul cepat pembangunannya seperti kios yang berada di depan pendopo museum Sonobudoyo, targetnya kami tahun 2016 selesai semua," jelas Krisnadi.

Secara terpisah salah satu pedagang angkringan kawasan Alun-Alun Utara timur, Yanti mengatakan sejak penataan kawasan Alun-Alun Utara pengunjung semakin sepi.

Menurutnya penataan yang telah menertibkan becak dan delman, telah menurunkan pengunjung.

"Dahulu kan semuanya bisa turun di sini sekarang tukang becak kan udah gak ada lagi, ya semakin sepi," jelas Yanti.

Sementara Krisnadi memaklumi kondisi pro-kontra terhadap penataan Alun-Alun Utara sebagai kelumrahan.

"Pro kontra sudah hal yang wajar. Pedagang khawatir ini tidak bisa jualan," pungkas Krisnadi. |Winda Efanur FS|

back to top