Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Pedagang di Alun-Alun Utara Jogja merasa kehilangan pembeli

Jogjakarta-KoPi| Asisten bidang perekonomian Kota Jogja, Aman, tidak mempermasalahkan banyaknya pedagang kaki lima (PKL) yang belum mempunyai kios. Menurutnya persoalan jatah kios sudah dalam proses penyelesaian.

"(PKL yang belum dapat kios), sudah dikondisikan semuanya," jelas Aman saat pembukaan penataan kawasan Alun-Alun Utara pukul 15.15 WIB.

Sementara sekretaris Forum Komunitas Alun-Alun Utara, Krisnadi menjelaskan memang masih banyak pedagang yang belum bekerja optimal meskipun sudah peresmian penataan kawasan.

Krisnadi mengakui baru sebagian pedagang yang beroperasi, seperti pedagang kuliner wedang ronde dan angkringan.

Pihak Forum Komunitas Alun-Alun Utara telah menghimbau kepada Pemkot untuk segera menyelesaikan pembangunannya.

"Dari kami usul cepat pembangunannya seperti kios yang berada di depan pendopo museum Sonobudoyo, targetnya kami tahun 2016 selesai semua," jelas Krisnadi.

Secara terpisah salah satu pedagang angkringan kawasan Alun-Alun Utara timur, Yanti mengatakan sejak penataan kawasan Alun-Alun Utara pengunjung semakin sepi.

Menurutnya penataan yang telah menertibkan becak dan delman, telah menurunkan pengunjung.

"Dahulu kan semuanya bisa turun di sini sekarang tukang becak kan udah gak ada lagi, ya semakin sepi," jelas Yanti.

Sementara Krisnadi memaklumi kondisi pro-kontra terhadap penataan Alun-Alun Utara sebagai kelumrahan.

"Pro kontra sudah hal yang wajar. Pedagang khawatir ini tidak bisa jualan," pungkas Krisnadi. |Winda Efanur FS|

back to top