Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Pasar Indonesia jatuh bukan karena hukuman mati

milik:metronews.com milik:metronews.com

KoPi| Analis finansial Lin Che Wei membantah rumor yang menyatakan pasar Indonesia jatuh karena menjatuhkan hukuman mati. Lin Che We mengatakan bahwa jatuhnya pasar atau turunnya stock-market hanya sebuah kebetulan saja bersamaan dengan eksekusi hukuman mati beberapa waktu lalu.

Menurut Lin Che Wei, ada tiga penyebab dari market sell-off, pertama, kekuatiran melemahnya perekonomian di Indonesia .

Ke dua, Corporate Earnings dari beberapa perusahaan yg jauh di bawah harapan dan ke tiga, kekuatiran investor sehubungan pidato presiden di KAA dan debat tentang hutang IMF. Jadi tidak ada hubungannya antara Stock Market dengan hukuman mati. Demikian Lin Che Wei menjelaskan di Fbnya, 30 April 2015.|

back to top