Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Jogja-KoPi| Setelah sukses menyelenggarakan Devcussion 1.0 pada bulan Februari lalu, perusahaan ​web-hosting ​Niagahoster kembali mengadakan Devcussion 2.0.

Devcussion adalah cara Niagahoster mempertemukan pegiat IT, ​web-developer​, web-professional dengan pakar di bidang IT untuk mempelajari topik dan ilmu baru. Devcussion 2.0 kali ini mengambil tema ​Web Professional: The Bridge for SMB’s Online Success​.

Tema ini dipilih karena sejalan dengan munculnya tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh UKM dalam transformasi ​online ​bisnisnya. Untuk mewujudkan target pemerintah yaitu 8 juta UKM go-online ​di tahun 2019, diperlukan kerjasama para pihak, termasuk ​developer ​untuk membantu kesuksesan ​go-online ​UKM.

“Devcussion 2.0 adalah sebuah ​wake-up call ​bagi para ​web-developer ​untuk bergabung dalam misi yang lebih besar, yaitu mensukseskan UKM ​online di Indonesia. ​Web-developer ​diharapkan mampu berpikir lebih jauh daripada sekadar menulis koding. Melalui perannya, ​web-developer dapat turut serta memajukan perekonomian bangsa.” kata Ade Syah Lubis, CEO Niagahoster.

Saat ini UKM di Indonesia masih dipercaya menjadi pilar perekonomian nasional. Dengan total sumbangan ke pendapatan nasional sebesar lebih dari 60%, UKM terus didorong untuk memaksimalkan potensi ekonomi ini, salah satunya dengan memanfaatkan internet dan kemajuan teknologi. ​

Penelitian dari Deloitte Access Economics tahun 2015 berjudul ​SMEs powering Indonesia’s success ​menyebutkan beberapa manfaat yang didapatkan UKM ketika go-online​, antara lain meningkatkan keuntungan hingga 80%, mengentaskan angka
pengangguran, 17 kali lebih inovatif dalam menciptakan strategi bisnis baru daripada bisnis offline​, dan memiliki daya saing yang lebih tinggi.

Namun, UKM sendiri masih menghadapi kendala dalam ​go-online ​seiring dengan meningkatnya kompetisi di ​marketplace ​maupun di halaman pertama Google. Kemampuan mengembangkan ​website​, memaksimalkan SEO, beriklan di media sosial adalah umumnya yang dimiliki oleh pegiat IT, ​web-developer​, web-professional. ​

Dengan menghadirkan Peter J. Kambey, ​Ketua Komunitas PHP Indonesia, dan Ivan Kristianto, WordCamp Jakarta Organizer, Devcussion 2.0 mengajak para ​developer ​untuk menjembatani kesuksesan UKM di dunia ​online​.

“Para ​developer ​tidak hanya harus memperlengkapi diri dengan pengetahuan teknis, tetapi juga non teknis. Para ​developer ​harus paham apa yang UKM butuhkan dan mewujudkannya dengan produk ​website ​yang baik dan cocok untuk kebutuhan UKM.” kata Peter J. Kambey, Ketua Komunitas PHP Indonesia dalam pemaparannya.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 60 orang dari kalangan komunitas IT, ​web-agency, freelance website developer ,​ dan mahasiswa. Di sesi diskusi panel, para pembicara membahas tantangan-tantangan yang dihadapi oleh ​website developer ​dalam memaksimalkan kehadiran online ​UKM​. ​

Perkembangan teknologi di era sekarang memang menghadirkan banyak cara mudah untuk UKM ​go-online ​secara mandiri. Namun, para pembicara masih menekankan peran penting ​website developer ​untuk menjadi pintu pertama optimasi kehadiran ​online ​bagi UKM.

Investasi yang dilakukan UKM dengan memperkuat kehadiran ​online ​akan membuat produk UKM tersebut mendapatkan eksposur lebih banyak dan pasar yang lebih lebar, dan UKM membutuhkan ​developer ​untuk mewujudkannya.

“Kita (​developer​) membangun ​website ​untuk bisa diakses semua orang. Pastikan ​website ​yang Anda kembangkan itu optimal sehingga dapat memberi manfaat untuk semua orang.” pungkas Ivan Kristianto dalam sesi pemaparannya.

 

back to top