Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Jogja-KoPi| Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Puspayoga, menghadiri acara Wirausaha Muda Mandiri yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana UGM dengan jumlah peserta 2.500 mahasiswa berasal dari 13 Perguruan Tinggi yang ada di Yogyakarta, Selasa (08/03).

Wirausaha Muda Mandiri merupakan salah satu program kerjasama Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Bank Mandiri. Acara yang akan berlangsung selama tanggal 8-10 Maret 2015 memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah wirausaha muda yang ada di Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia dan bersaing dalam MEA.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Puspayoga, mengatakan bahwa “kegiatan ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan wirausaha yang ada di Indonesia, karena jumlah wirausaha yang ada di Indonesia masih rendah dibanding jumlah penduduk Indonesia. Indonesia perlu meningkatkan jumlah wirausaha untuk membangun dan memajukan negeri.”

Wirausaha muda yang terbentuk dari kegiatan ini akan berperan penting dalam membantu dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan Indonesia.“Peningkatan ini perlu dikejar,” tutur Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Peningkatan yang terjadi akan berdampak pada menurunnya kemiskinan. Hal ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan meningkat dan pengangguran menurun sehingga kesejahteraan maasyarakat meningkat dan nilai kemiskinan menurun.

Untuk meningkatkan wirausaha ini perlu dilakukan perbaikan dalam hal infrastruktur dan deregulasi. Menurut Puspayoga, Infrastruktur darat maupun laut perlu diperbaiki karena hal ini merupakan kunci bagaimana lalu lintas ekonomi kita berjalan dengan baik. Sedangkan, deregulasi dibutuhkan untuk mempermudah pengusaha-pengusaha untuk mendapatkan izin usaha, tidak dipersulit dan direpotkan.

Menteri Koperasi dan UKM juga berharap dalam perkembangan wirausaha yang ada di Indonesia, berkembang pula Social Techno Preneur. "Saya berharap Social Techno Preneur juga berkembang di Indonesia seperti di negara-negara lain, yaitu wirausaha-wirausaha yang mampu menyelesaikan masalah sosial berbasis teknologi." │Frenda Yentin|

back to top