Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Jogja-KoPi| Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Puspayoga, menghadiri acara Wirausaha Muda Mandiri yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana UGM dengan jumlah peserta 2.500 mahasiswa berasal dari 13 Perguruan Tinggi yang ada di Yogyakarta, Selasa (08/03).

Wirausaha Muda Mandiri merupakan salah satu program kerjasama Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Bank Mandiri. Acara yang akan berlangsung selama tanggal 8-10 Maret 2015 memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah wirausaha muda yang ada di Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia dan bersaing dalam MEA.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Puspayoga, mengatakan bahwa “kegiatan ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan wirausaha yang ada di Indonesia, karena jumlah wirausaha yang ada di Indonesia masih rendah dibanding jumlah penduduk Indonesia. Indonesia perlu meningkatkan jumlah wirausaha untuk membangun dan memajukan negeri.”

Wirausaha muda yang terbentuk dari kegiatan ini akan berperan penting dalam membantu dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan Indonesia.“Peningkatan ini perlu dikejar,” tutur Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Peningkatan yang terjadi akan berdampak pada menurunnya kemiskinan. Hal ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan meningkat dan pengangguran menurun sehingga kesejahteraan maasyarakat meningkat dan nilai kemiskinan menurun.

Untuk meningkatkan wirausaha ini perlu dilakukan perbaikan dalam hal infrastruktur dan deregulasi. Menurut Puspayoga, Infrastruktur darat maupun laut perlu diperbaiki karena hal ini merupakan kunci bagaimana lalu lintas ekonomi kita berjalan dengan baik. Sedangkan, deregulasi dibutuhkan untuk mempermudah pengusaha-pengusaha untuk mendapatkan izin usaha, tidak dipersulit dan direpotkan.

Menteri Koperasi dan UKM juga berharap dalam perkembangan wirausaha yang ada di Indonesia, berkembang pula Social Techno Preneur. "Saya berharap Social Techno Preneur juga berkembang di Indonesia seperti di negara-negara lain, yaitu wirausaha-wirausaha yang mampu menyelesaikan masalah sosial berbasis teknologi." │Frenda Yentin|

back to top