Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Menteri Koperasi dan UKM hadiri Wirausaha Muda Mandiri

Jogja-KoPi| Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Puspayoga, menghadiri acara Wirausaha Muda Mandiri yang diselenggarakan di Graha Sabha Pramana UGM dengan jumlah peserta 2.500 mahasiswa berasal dari 13 Perguruan Tinggi yang ada di Yogyakarta, Selasa (08/03).

Wirausaha Muda Mandiri merupakan salah satu program kerjasama Kementrian Koperasi dan UKM Republik Indonesia dengan Bank Mandiri. Acara yang akan berlangsung selama tanggal 8-10 Maret 2015 memiliki tujuan untuk meningkatkan jumlah wirausaha muda yang ada di Indonesia yang diharapkan mampu meningkatkan perekonomian Indonesia dan bersaing dalam MEA.

Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Puspayoga, mengatakan bahwa “kegiatan ini harus terus dilakukan untuk meningkatkan wirausaha yang ada di Indonesia, karena jumlah wirausaha yang ada di Indonesia masih rendah dibanding jumlah penduduk Indonesia. Indonesia perlu meningkatkan jumlah wirausaha untuk membangun dan memajukan negeri.”

Wirausaha muda yang terbentuk dari kegiatan ini akan berperan penting dalam membantu dalam membuka lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan Indonesia.“Peningkatan ini perlu dikejar,” tutur Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia.

Peningkatan yang terjadi akan berdampak pada menurunnya kemiskinan. Hal ini dikarenakan jumlah lapangan pekerjaan meningkat dan pengangguran menurun sehingga kesejahteraan maasyarakat meningkat dan nilai kemiskinan menurun.

Untuk meningkatkan wirausaha ini perlu dilakukan perbaikan dalam hal infrastruktur dan deregulasi. Menurut Puspayoga, Infrastruktur darat maupun laut perlu diperbaiki karena hal ini merupakan kunci bagaimana lalu lintas ekonomi kita berjalan dengan baik. Sedangkan, deregulasi dibutuhkan untuk mempermudah pengusaha-pengusaha untuk mendapatkan izin usaha, tidak dipersulit dan direpotkan.

Menteri Koperasi dan UKM juga berharap dalam perkembangan wirausaha yang ada di Indonesia, berkembang pula Social Techno Preneur. "Saya berharap Social Techno Preneur juga berkembang di Indonesia seperti di negara-negara lain, yaitu wirausaha-wirausaha yang mampu menyelesaikan masalah sosial berbasis teknologi." │Frenda Yentin|

back to top