Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kementrian Koperasi perlu perhatikan 'koperasi pasif'

Kementrian Koperasi perlu perhatikan 'koperasi pasif'

Jogjakarta-KoPi| Koperasi DIY menggelar rangkaian acara guna memeriahkan ulang tahun koperasi Indonesia yang jatuh pada tanggal 12 Juli 2015 lalu. Pada usianya yang telah menginjak 68 tahun lamanya koperasi masih banyak menyimpan permasalahan yang belum tuntas diselesaikan oleh pemerintah.

Menurut salah satu anggota APKLI (Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia) perwakilan Jogja, Tugiyono menilai secara kasat mata kondisi perekonomian koperasi saat ini cenderung stabil. Namun kondisi tersebut belum menyentuh kondisi personal masing-masing koperasi di daerah.

“Dalam koperasi itu biasa ada koperasi yang maju dan ada koperasi yag jatuh. Kita mendorong Kementrian Koperasi untuk memberikan dukungan kepada koperasi yang kurang aktif. Hal ini dilakukan dengan pendataan lagi koperasi-koperasi yang aktif guna kelancaran bantuan," jelas Tugiyono di sela kesibukan menjaga outlet pameran UMKM di Balaikota sore tadi.

Selanjutnya, Tugiyono menjelaskan sangat penting pemerintah menjalin hubungan baik dengan korupsi. Adanya komunikasi berguna untuk menimalisir masalah di lapangan. Tugiyono selaku pemerhati pedagang kaki lima menjelaskan khusus pedagang kaki lima, pihak yang sering bergesekan dengan pemerintah.

“Kami koperasi PPKLY (Persatuan Pedagang kaki Lima Yogyakarta) anggotanya ada 4000 ribu pedagang. Kami melakukan komunikasi dengan Dinas Perhubungan selama ini mereka menganggap PKL itu kumuh dan kotor,” jelas Tugiyono. |Winda Efanur FS|

back to top