Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Kadin Jatim optimis masa depan ekonomi Jatim

Kadin Jatim optimis masa depan ekonomi Jatim
Surabaya-KoPi| Di tengah lesunya perekonomian nasional, pengusaha Jawa Timur masih berupaya optimistis memandang masa depan ekonomi. Optimisme tersebut muncul lantaran pertumbuhan ekonomi Jawa Timur yang lebih baik dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional.
 

“Secara nasional, Jawa Timur tergolong daerah yang masih belum terlalu merasakan dampak pelemahan ekonomi. Itu karena pertumbuhan ekonomi Jawa Timur masih lebih tinggi dari nasional yakni sebesar 5 persen,” kata Wakil Ketua Umum Bidang Fiskal dan Moneter Kadin Jawa Timur, Dr Tommy Kaihatu, MM , di Surabaya.

Tommy memprediksi, Jawa Timur akan dapat bertahan di tengah kelesuan ekonomi nasional apabila pertumbuhan ekonomi dapat dijaga dengan baik. Menurutnya, peran pemerintah daerah Jawa Timur sangat krusial dalam menjaga kondisi perekonomian. Selama ini, ungkap Tommy, pertumbuhan ekonomi di Jatim masih berjalan lebih baik karena menurut ditopang oleh kebijakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) yang efektif terhadap regulasi usaha. Selain itu, Kadin Jatim juga konsisten berupaya menciptakan situasi kondusif, sehingga investor tertarik untuk terus berinvestasi di Jawa Timur.

Tommy berharap Pemrprov Jatim dapat terus mempertahankan pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Salah satunya melalui peningkatan perdagangan antar provinsi. “Salah satu upaya lain untuk mempercepat perekonomian adalah segera mengajak investor asing untuk mendirikan industri bahan baku di daerah. Itu agar para pengusaha tidak impor bahan baku, sehingga pengusaha bisa menghemat biaya produksi dan dapat memberikan gaji pegawai dan karyawan,“ ujarnya.

Pendapat Tommy diperkuat oleh pengamat ekonomi Universitas Airlangga, Soebagyo. Saat ini, ada perbaikan kinerja ekonomi dibandingkan semester pertama 2015. Indikasinya adalah membaiknya daya beli masyarakat, yang terlihat dari konsumsi semen.

"Data Asosiasi Semen Indonesia menunjukkan, konsumsi semen nasional pada Agustus 2015 mencapai 5,49 ton, naik 17.8 persen dibanding Agustus 2014," ungkap Soebagyo.

Selain itu, produksi komoditas pertanian di Jawa Timur saat ini masih terjaga. Meski saat ini memasuki musim kemarau, tidak ada laporan adanya gagal panen yang parah di Jawa Timur.

back to top