Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Beijing-KoPi| Menteri Keuangan Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk mendirikan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), seperti yang dikatakan oleh pihak yang berwenang pada Kamis kemarin.

Menteri Keungan Indonesia, Bambang Brodjonegoro, menandatangani MOU di Jakarta pada hari Selasa dan bergabung dengan 21 negara yang menandatangani MOU pada 24 Oktober di Beijing sebagai anggota pendiri bank, kata juru bicara Menteri Keuangan Cina.

Sejauh ini, jumlah calon anggota pendiri AIIB telah meningkat menjadi 22, yaitu Bangladesh, Brunei, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Kazakhstan, Kuwait, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Filipina , Qatar, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Uzbekistan dan Vietnam.

Menteri Keungan Cina mengatakan setiap negara yang tertarik dengan AIIB akan disambut jika ingin bergabung.

Diharapkan bahwa calong anggota pendiri akan menyelesaikan penandatanganan dan pengesahan Articles of Agreement (AOA) pada 2015 dan AIIB akan resmi didirikan pada akhir 2015. |news.xinhuanet.com|Deby Rahmayanti|

 

back to top