Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Indonesia, anggota ke-22 AIIB

Beijing-KoPi| Menteri Keuangan Indonesia telah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk mendirikan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), seperti yang dikatakan oleh pihak yang berwenang pada Kamis kemarin.

Menteri Keungan Indonesia, Bambang Brodjonegoro, menandatangani MOU di Jakarta pada hari Selasa dan bergabung dengan 21 negara yang menandatangani MOU pada 24 Oktober di Beijing sebagai anggota pendiri bank, kata juru bicara Menteri Keuangan Cina.

Sejauh ini, jumlah calon anggota pendiri AIIB telah meningkat menjadi 22, yaitu Bangladesh, Brunei, Kamboja, Cina, India, Indonesia, Kazakhstan, Kuwait, Laos, Malaysia, Mongolia, Myanmar, Nepal, Oman, Pakistan, Filipina , Qatar, Singapura, Sri Lanka, Thailand, Uzbekistan dan Vietnam.

Menteri Keungan Cina mengatakan setiap negara yang tertarik dengan AIIB akan disambut jika ingin bergabung.

Diharapkan bahwa calong anggota pendiri akan menyelesaikan penandatanganan dan pengesahan Articles of Agreement (AOA) pada 2015 dan AIIB akan resmi didirikan pada akhir 2015. |news.xinhuanet.com|Deby Rahmayanti|

 

back to top