Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Hadi Poernomo tak punya mobil dan hartanya sebagian adalah hibah

Hadi Poernomo tak punya mobil dan hartanya sebagian adalah hibah

Jakarta-KoPi, Hadi Poernomo mantan Dirjen Pajak dan ketua BPK yang ditangkap KPK akibat merugikan negara Rp 375 Milar, mengaku  tak meniliki harta bergerak berupa mobil. Kekayaannya berupa tanah dan rumah yang tersebar di 25 lokasi dari Los Angeles Amerika Serikta hingga Jaotabek hingga Tanggamus Lampung.

Harta-harta itu sebegagian besar adalah hibah ketika ia menjadi pegawai pajak sejak 1972 hingga ia menjadi Dirjen Pajak hingga 2004.
DiLaporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKPN), Hadi mengaku sebagian besar rumah dan tanahnya, termasuk yang di Depok, diperoleh dari hasil pemberian atau hibah sejak 1985 sampai 2004 atau saat dia masih menjabat Dirjen Pajak. Sebagiannya lagi diperoleh dari hasil sendiri.

Masih dari LHKPN yang sama, Hadi juga memiliki harta bergerak berupa barang seni senilai Rp 1 miliar dari hibah pada 1979, logam mulia senilai Rp 100 juta dari hibah pada 1972, batu mulia senilai Rp 400 juta dari hasil hibah 1972 dan harta bergerak lainnya senilai Rp 25 juta juga dari hibah pada 1985. Ia juga melaporkan mempunyai harta giro dan setara kas senilai Rp 293.425.774.

Hadi Poernomo,  menurut Dewan Analisis Strategis di Badan Intelejen Negara ini mempunyai harta kekayaan senilai Rp 38.800.979.805 atau Rp 38,8 miliar per 9 Februari 2010.

KPK tidak boleh berhenti hanya mendakwa Hadi Poernomo hanya sampai pada kasus kredit macet BCA senilai Rp 5,7 Trilyun dan beropyensi merugikan negara Rp 375 Milyar. Tetapi juga mengusut hibah-hibah yang diterima Hadi Poernomo dan para petugas pajak di Indonesia. Harus diselidki asal usul hibah itu dari mana dan atas kepentinga apa. Mereka rata-rata meiliki kekyaan yang aneh dicerna akal sehat dan moralitas hukum.


Reporter: E Hermawan

back to top