Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

H-7 terminal Jombor sepi, tidak ada perbedaan dengan hari biasa

H-7 terminal Jombor sepi, tidak ada perbedaan dengan hari biasa

Jogjakarta-KoPi| Mendekati H-7 Hari Raya Idul Fitri suasana di terminal Jomor masih sepi. Sekilas terlihat tidak ada perbedaan jumah penumpang antara hari biasa dengan hari menjelang lebaran.

Menurut salah supir bus angkutan lokal jurusan Magelang-Semarang, Yanto (65) menjelang lebaran penumpang masih sepi. Bahkan bila tidak ada penumpang sama sekali biasa pulang lebih awal.

Yanto justru merasakan ada penurunan yang tajam dibandingkan dengan lebaran tahun lalu. Penurunan bisa mencapai 30 %.
“ Sekali narik tidak tentu berapa penumpang, kadang 20 penumpang kalau rame malam minggu sore jam 4 ke atas bisa sampai 50 penumpang”, papar supir Sumber Waras Mustika ini.

Sama halnya dengan Yanto, supir bus patas Ramayana juga mengeluhkan sepinya penumpang. “ Kalau dibandingkan Ramadhan yang lalu malah ramai yang dulu. Sekarang jumlah penumpangnya seperti hari-hari biasa”, tutur Mono (49).

Baik Yanto maupun Mono memprediksi lonjakan penumpang akan terjadi pada H-3 Idul Fitri. Naiknya penumpang bisa mencapai 100%.

Meskipun banyak keluhan sepinya penumpang dari para supir bus, namun berdasarkan data kantor terminal Jombor penumpang terminal Jombor mencapai 2.245 pada Kamis 9 Juli 2015 lalu. Terdiri dari penumpang AKAP sebanyak 1.915 dan penumpang AKDP sebanyak 325.
 |Winda Efanur FS|

back to top