Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Gubernur minta dorong industri kecil dengan kredit bunga murah

Gubernur minta dorong industri kecil dengan kredit bunga murah
Surabaya - KoPi | Gubernur Jawa Timur Soekarwo berharap PT Bank Pembangunan Jawa Timur (PT Bank Jatim) tbk dan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Bank UMKM Jawa Timur bisa kembali ke peran awalnya sebagai bank pembangunan daerah. Bank Jatim dan Bank UMKM diharapkan dapat memberi kredit murah pada usaha kecil untuk mendorong kemajuan industri di Jawa Timur.
 

Hal tersebut dikatakan Pakdhe Karwo, panggilan Soekarwo, saat memberi sambutan dalam Pelantikan dan Serahterima Jabatan Direktur Utama PT Bank Jatim dan Direktur Utama Bank BPR UMKM Jawa Timur di Gedung Negara Grahadi, Selasa (9/6). 

"Ini bukan sekedar permasalahan margin laba besar yang dicari, tetapi kesejahteraan masyarakat yang menjadi sasarannya," ujar Pakdhe Karwo.

Pakdhe mengatakan hal itu sesuai pesan Presiden Joko Widodo pada acara pertemuan di Istana Negara Jakarta beberapa waktu lalu. Presiden mengintruksikan agar dilakukan restrukturisasi pemberian kredit lebih murah. 

"Karena tidak ada gunanya dengan pertumbuhan yang tinggi tetapi diimbangi dengan inflasi tinggi, karena akan berdampak pada kenaikan suku bunga," jelas Karwo.

Karwo mengatakan, Bank BPR dan Bank UMKM Jawa Timur sudah punya tugas yang jelas, yaitu tidak mencari keuntungan besar, tetapi membela masyarakat kecil. "Bank UMKM dilahirkan untuk membantu mereka dari pinggiran untuk dibawa ke tengah dengan diberikan akses permodalan. Tugas itu yang menjadikan setiap Bank UMKM tidak dihitung dari jumlah keuntungannya, tetapi dari bagaimana efek ekonomi yang diberikan Bank UMKM pada mereka yang ekonominya terpinggirkan," tukas Karwo.

Pakdhe Karwo berpesan agar Bank BPR UMKM Jawa Timur harus bisa memberikan pinjaman bunga murah, yaitu 6 persen. Pada RUPS sebelumnya diketahui keuntungan Bank BPR UMKM hanya sebesar 12 persen, dengan modal Rp 183 miliar. 

"Keuntungannya tidak banyak, yang penting tugasnya bisa membantu masyarakat kecil. Bank Jatim dan Bank BPR UMKM Jawa Timur diharapkan bisa membantu pembangunan di daerah. Kewajiban Bank Jatim adalah membangun Jawa Timur dengan bisa memberikan suku bunga yang murah," kata Karwo.

Gubernur menyarankan agar Bank Jatim mengajukan pinjaman suku bunga murah dari APBN, misalnya sebesar Rp 1 triliun. Uang dari pemerintah tersebut dengan akan menjadi lending kredit dengan bunganya 6 sampai 7,5 persen/tahun bagi masyarakat kecil. 

“Tetapi uang Rp 1 triliun jangan semuanya untuk kredit bunga murah, bisa jebol atau kurang baik jadinya,” ujarnya.

back to top