Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Go-Jek vs tukang ojek tradisional bagai langit dan bumi

Go-Jek vs tukang ojek tradisional bagai langit dan bumi
Surabaya - KoPi | Keberadaan Go-Jek di Surabaya tampaknya disambut baik oleh para konsumennya. Dengan Go-Jek, para pelanggan dapat memanggil transportasi yang lincah di mana saja. Tidak hanya itu, layanan transportasi yang dirintis oleh pengusaha muda Nadiem Makarim ini juga menawarkan jasa kurir, paket antar makanan, bahkan paket antar belanjaan.
 

Salah satu pelanggan setia Go-Jek di Surabaya adalah Ningsih. Pemilik toko online ini mengaku sering memanfaatkan layanan Go-Jek untuk mengantar pesanan pembeli toko online-nya. Bahkan Ningsih sudah memiliki pengemudi Go-Jek langganan. "Kalau saya sih terbantu sekali dengan layanan Go-Jek. Barang pesanan bisa diantar tepat waktu," ungkapnya.

Ia merasakan Go-Jek bisa berkembang makin pesat di Surabaya. Ia mengaku beberapa kali kehabisan pengemudi Go-Jek karena ramainya panggilan. Fitur pemesanan Go-Jek melalui aplikasi smartphone memang menawarkan kelebihan yang tak dimiliki ojek tradisional.

Bandingkan dengan tukang ojek yang biasa mangkal di pojokan kampung atau pangkalan ojek. Mereka sering kali harus menunggu seharian untuk bisa mendapat penumpang.

Memang harus diakui keberadaan Go-Jek mampu mengubah citra transportasi ojek menjadi lebih positif. Layanan prima, tarif yang jelas, akses yang mudah dengan bantuan teknologi, dan mengutamakan kepentingan konsumen menjadi andalan Go-Jek. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merestui keberadaan Go-Jek untuk mereformasi transportasi ibukota.

Namun di sisi lain, ojek tradisional yang harus bersaing dengan mereka lama-lama akan terpinggirkan. Tak bisa disangkal ojek tradisional yang identik dengan layanan transportasi antar kampung dengan layanan yang seadanya akan kalah "bersinar" dibandingkan Go-Jek yang modern.

Tukang ojek tradisional hanya punya 3 pilihan: tergerus kemajuan jaman, berpikir kreatif mengadopsi teknologi, atau bergabung dengan pemilik modal yang lebih kuat.

 

back to top