Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Go-Jek vs tukang ojek tradisional bagai langit dan bumi

Go-Jek vs tukang ojek tradisional bagai langit dan bumi
Surabaya - KoPi | Keberadaan Go-Jek di Surabaya tampaknya disambut baik oleh para konsumennya. Dengan Go-Jek, para pelanggan dapat memanggil transportasi yang lincah di mana saja. Tidak hanya itu, layanan transportasi yang dirintis oleh pengusaha muda Nadiem Makarim ini juga menawarkan jasa kurir, paket antar makanan, bahkan paket antar belanjaan.
 

Salah satu pelanggan setia Go-Jek di Surabaya adalah Ningsih. Pemilik toko online ini mengaku sering memanfaatkan layanan Go-Jek untuk mengantar pesanan pembeli toko online-nya. Bahkan Ningsih sudah memiliki pengemudi Go-Jek langganan. "Kalau saya sih terbantu sekali dengan layanan Go-Jek. Barang pesanan bisa diantar tepat waktu," ungkapnya.

Ia merasakan Go-Jek bisa berkembang makin pesat di Surabaya. Ia mengaku beberapa kali kehabisan pengemudi Go-Jek karena ramainya panggilan. Fitur pemesanan Go-Jek melalui aplikasi smartphone memang menawarkan kelebihan yang tak dimiliki ojek tradisional.

Bandingkan dengan tukang ojek yang biasa mangkal di pojokan kampung atau pangkalan ojek. Mereka sering kali harus menunggu seharian untuk bisa mendapat penumpang.

Memang harus diakui keberadaan Go-Jek mampu mengubah citra transportasi ojek menjadi lebih positif. Layanan prima, tarif yang jelas, akses yang mudah dengan bantuan teknologi, dan mengutamakan kepentingan konsumen menjadi andalan Go-Jek. Bahkan, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama merestui keberadaan Go-Jek untuk mereformasi transportasi ibukota.

Namun di sisi lain, ojek tradisional yang harus bersaing dengan mereka lama-lama akan terpinggirkan. Tak bisa disangkal ojek tradisional yang identik dengan layanan transportasi antar kampung dengan layanan yang seadanya akan kalah "bersinar" dibandingkan Go-Jek yang modern.

Tukang ojek tradisional hanya punya 3 pilihan: tergerus kemajuan jaman, berpikir kreatif mengadopsi teknologi, atau bergabung dengan pemilik modal yang lebih kuat.

 

back to top