Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

GKR Hemas: mbok ya sayuran jangan dijual di supermarket

GKR Hemas: mbok ya sayuran jangan dijual di supermarket

Yogyakarta-KoPi, Gusti Kanjeng Ratu Hemas, istri Sultan Hamengkubowono X berkunjung ke pasar tradisional Beringharjo, Malioboro, Yogyakarta pada hari Kamis kurang lebih jam 10.00 Wib (3/4/2014).

Kedatangan Ratu Hemas disambut gembira oleh para pedagang yang ada di sana. Para pedagang pun menghampiri sang Ratu untuk bersalaman menyambutnya.


Ratu Hemas sangat mengapresiasi para pedagang di pasar tradisional Beringharjo dan menyemangati para pedagang dan pekerja yang ada di sana.


“Yang pertama untuk pedagang-pedagang yang ada di tempat sayuran tadi, itu saya lihat bahwa mereka sangat ulet karena mulai berjualan dari jam 4 pagi,” ungkapnya.


Ratu juga mengomentari produk-produk kerajinan Jogja yang di jual di pasar tersebut. Menurutnya produk kerajinan bisa menjadi minat yang luar biasa di dalam penjualannya.


“Memang saya harap pasar ini juga ada promosi supaya mereka juga tahu bahwa di lantai dua ini ada barang-barang handy craft (kerajinan tangan),” harapnya.


Ratu juga sangat mendukung produk-produk tradisional menanggapi supermarket yang semakin meluas.


“Kita memang harus mengharapkan seperti sayuran dan sebagainya itu mbok ya jangan dijual di supermarket, karena pasar tradisional yang menjual sayuran itu masih mengharapkan punya nilai lebih di pasar tradisional. Jadi saya kira supermarket bisa menjual yang lainnya lah,” tegas Ratu.


Reporter: Fahrurrazi

back to top