Menu
Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Gerakan Filantropi Islam Sebagai Deradikalisasi

Gerakan Filantropi Islam Sebagai De…

Sleman-KoPi| Dewasa ini, ...

Prev Next

Ekonomi Jatim tetap tumbuh di tengah kelesuan ekonomi dunia

Ekonomi Jatim tetap tumbuh di tengah kelesuan ekonomi dunia
Surabaya - KoPi | Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai provinsi dengan kemajuan ekonomi pesat di Indonesia. Di triwulan II 2015, ekonomi Jatim tumbuh sebesar 5,25 persen dibanding triwulan II 2014. Angka tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 4,67 persen.
 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pusat Statistik Jawa Timur M. Sairi Hasbullah dalam konferensi pers di Kantor BPS Jawa Timur (5/8). Pertumbuhan ekonomi Jatim melampaui provinsi lain, seperti DKI Jakarta (5,15 persen), Sumatera Utara (5,11 persen), Jawa Barat (4,88 persen), dan Jawa Tengah (4,84 persen).

"Kondisi ini membuktikan Jatim sebagai provinsi yang tidak terlalu terpengaruh oleh perlambatan ekonomi nasional maupun dunia. Padahal krisis ekonomi di Yunani ikut memperberat ekonomi Indonesia, tapi pertumbuhan ekonomi Jatim cukup baik," ungkap Sairi.

Sairi mencontohkan, produk domestik bruto (PDB) Amerika saat ini turun dari 2,9 persen menjadi 2,6 persen. Sedangkan Singapura turun dari 2,1 persen menjadi 1,2 persen, dan Inggris hanya tumbuh di bawah 3 persen. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi permintaan ekspor barang dari Indonesia.

Sairi mengungkapkan ada dua sektor yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Jatim, yaitu sektor pengolahan dan perdagangan. Dari angka 5,25 persen, industri pengolahan menyumbang pertumbuhan sebesar 1,56 persen. Selain itu, sektor perdagangan berkontribusi pada peningkatan 1,18 persen.

back to top