Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Ekonomi Jatim tetap tumbuh di tengah kelesuan ekonomi dunia

Ekonomi Jatim tetap tumbuh di tengah kelesuan ekonomi dunia
Surabaya - KoPi | Jawa Timur kembali membuktikan diri sebagai provinsi dengan kemajuan ekonomi pesat di Indonesia. Di triwulan II 2015, ekonomi Jatim tumbuh sebesar 5,25 persen dibanding triwulan II 2014. Angka tersebut melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 4,67 persen.
 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Badan Pusat Statistik Jawa Timur M. Sairi Hasbullah dalam konferensi pers di Kantor BPS Jawa Timur (5/8). Pertumbuhan ekonomi Jatim melampaui provinsi lain, seperti DKI Jakarta (5,15 persen), Sumatera Utara (5,11 persen), Jawa Barat (4,88 persen), dan Jawa Tengah (4,84 persen).

"Kondisi ini membuktikan Jatim sebagai provinsi yang tidak terlalu terpengaruh oleh perlambatan ekonomi nasional maupun dunia. Padahal krisis ekonomi di Yunani ikut memperberat ekonomi Indonesia, tapi pertumbuhan ekonomi Jatim cukup baik," ungkap Sairi.

Sairi mencontohkan, produk domestik bruto (PDB) Amerika saat ini turun dari 2,9 persen menjadi 2,6 persen. Sedangkan Singapura turun dari 2,1 persen menjadi 1,2 persen, dan Inggris hanya tumbuh di bawah 3 persen. Situasi tersebut dikhawatirkan dapat mempengaruhi permintaan ekspor barang dari Indonesia.

Sairi mengungkapkan ada dua sektor yang menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi Jatim, yaitu sektor pengolahan dan perdagangan. Dari angka 5,25 persen, industri pengolahan menyumbang pertumbuhan sebesar 1,56 persen. Selain itu, sektor perdagangan berkontribusi pada peningkatan 1,18 persen.

back to top