Menu
Montara Task Force harus ambil alih penecemaran Laut Timor

Montara Task Force harus ambil alih…

Kupang-KoPi| "Montara T...

Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Prev Next

Disperindagkop DIY gelar Jogja Trade Ekspo

Disperindagkop DIY gelar Jogja Trade Ekspo

Jogjakarta-KoPi| Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM DIY akan mengadakan Jogja Trade Ekspo ke 20 tahun 2015. Acara akan berlangsung pada tanggal 9-13 Oktober 2015 di Jogja Ekspo Center.

Disperindagkoptan bekerjasama dengan Direktorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional Perdagangan RI. Pameran Produk Ekspor Daerah (PPED) 2015 sarana mempromosikan produk unggulan ekspor di DIY.

Menurut Kepala Disperindagkoptan DIY, Baskoro Aji produk ekspor unggulan DIY didominasi oleh pakaian jadi, furniture mebel kayu dan sarung tangan kulit.

"Produk paling banyak pakaian jadi sampai Agustus ini nilainya sampai 136 %, mebel kayu 31,63% dan sarung tangan kulit 17,99% sementara lainnya masih di bawah 10%," jelas Baskoro saat konferensi pers di JEC pukul 11.00 WIB.

Baskoro menambahkan negara tujuan ekspor DIY sebanyak 114 negara. Tujuan ekspor mayoritas ke Jerman, Amerika Serikat dan Jepang. Masing-masing nilainya berkusar antara 17-22 USD.

Dalam hal ini GKR. Mangkubumi mendukung penuh kesuksesan Jogja Trade Ekspo 2015 untuk memajukan industri kreatif di DIY.

"Acara ini untuk kembali mencintai produk sendiri. Kita berharap banyak produk yang ditampilkan bisa menunjang ekonomi yang galau. Untuk mengenalkan produk lokal," jelas GKR. Mangkubumi.

Pameran akan menampilkan furniture, aneka kerajinan, produk fesyen, aksesoris, makanan dan minuman, otomotif, produk kreatif dan edukatif. |Winda Efanur FS|

back to top