Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Campur tangan pemerintah dapat selamatkan ekonomi

Campur tangan pemerintah dapat selamatkan ekonomi
Surabaya – KoPi | Game Theory atau Teori Bermain yang dikembangkan oleh ahli matematika John Nash adalah kritik terhadap mazhab ekonomi Adam Smith. Nash mengatakan, tidak semua orang bisa mendapatkan the first best, karena itu kita harus puas dengan second atau third best.
 

Itu diungkapkan oleh pengamat ekonomi Tjuk Kasturi dalam diskusi film Economics on Box Office. Salah satu film yang dibahas, A Beatiful Mind, bercerita tentang kisah hidup ahli matematika peraih hadiah Nobel, John Nash.

Tjuk mengatakan, krisis finansial tahun 2008 berhasil menumbangkan pemikiran para bankir dan ekonom Amerika yang mayoritas menganut mazhab ekonomi Klasik dan Neo-Klasik. Dalam mazhab tersebut mereka berpegang teguh pada keyakinan Adam Smith, yaitu pemerintah yang baik adalah pemerintah yang tidak ikut campur.

“Amerika berhasil menyelamatkan diri dari krisis setelah pemerintah akhirnya campur tangan memberi talangan kepada 9 bank terbesar di Amerika. Kalau tidak efeknya akan menyebar ke mana-mana,” jelas Tjuk.

Ia mengatakan Amerika jatuh ke dalam krisis karena keserakahan para bankir. Mengutip kata-kata Hank Paulson, Menteri Ekonomi Amerika, ‘We’re making too much money’. Tjuk mengatakan jangan mudah menghakimi apakah rusaknya ekonomi akibat ulah Yahudi atau pihak lain. Menurutnya, ekonomi adalah dunia yang abu-abu. Entah itu Yahudi, Islam, atau Kristen, siapapun yang terlalu serakah akan babak belur.

 

Tjuk menyarankan agar pemerintah tetap aktif dalam sistem ekonomi. Kehadiran pemerintah di saat yang tepat dengan kebijakan yang tepat dapat menimbulkan optimisme ekonomi. “Biarpun dunia sudah dipengaruhi kelompok moneter, negara harus ikut campur tangan dengan kebijakan yang tepat untuk menyelamatkan bangsa,” tukasnya.

back to top