Menu
Jatim Best Practice Perdagangan Antar Daerah

Jatim Best Practice Perdagangan Ant…

Bandung-KoPi| Perdagang...

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersinergi Susun RKPD

Sekdaprov Minta FLPD Harus Bersiner…

Surabaya-KoPi| Forum Li...

Banjir Sungai Welang,  Pemerintah Lakukan Pendataan dan Beri Penanganan Darurat

Banjir Sungai Welang, Pemerintah L…

(Fotomilik: Jatim TIMES) ...

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Harkat dan Martabat Manusia

Teknologi Harus Bisa Tingkatkan Har…

Bantul-KoPi| Globalisas...

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyaman Jadi Bagian Penting dalam Pembangunan di Jatim

Pakde Karwo: Suasana Aman dan Nyama…

Surabaya-KoPi| Suasana am...

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan Ibu Hamil, MMSA Berikan Wawasan Tentang Perdarahan

Sosialisasikan Pentingnya Kesehatan…

Bantul-KoPi| Sepanjang ...

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjukan Barongsai dan Liong LED

Sambut Imlek, UAJY Gelar Pertunjuka…

Sleman-KoPi| Sebagai wuju...

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSANAKAN LATIHAN PRAMUKA YUDHA

TARUNA - TARUNI TINGKAT II MELAKSAN…

AKADEMI MILITER – KoPi|...

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Luncurkan Kick-Off Program Talent Pitching

Creative Hub Fisipol UGM Resmi Lunc…

Sleman-KoPi | Terobosan...

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker ke PT. Vitapharm

Koperasi CPW Jatim Lakukan Kunker k…

Surabaya-KoPi| Koperasi...

Prev Next

Burung hilang di Pasar Pasty, pedagang ke Walikota

Burung hilang di Pasar Pasty, pedagang ke Walikota

Yogyakarta-KoPi, Para pedagang dari Pasar Pasty berkumpul bersama-sama di Pendopo Balaikota Yogyakarta bersama-sama untuk menyampaikan keresahan karena semakin tidak amannya Pasar Pasty akibat pencurian yang terjadi sudah sampai 200 juta lebih (16/5).

“Kita curhat ke Pak Walikota atau Pak Wawalikota, kita minta solusi biar pasar itu aman karena kita pelaku pedagang di Kota Jogjakarta dan tujuan kita memajukan pasar Jogjakarta itu biar aman sejahtera dan damai,” ujar Kordinator Pasar Pasty Gariyana saat ditanya mengenai tujuan berkumpulnya para pedagang tersebut.

“Kita minta curhat ke bapak walikota tidak punya unsur yang anarkis apapun kita hanya misi curhat sebenarnya tadi mau cuma perwakilan 10 orang, ternyata pedagang ingin mendengarkan langsung curhat dari bapak walikota,” tambahnya.

Pencurian tersebut berbentuk pencurian burung dan yang bermula sejak 10 Desember 2013 yang diperkirakan kehilangan bernominal Rp. 62.000.000 di kios Mardiah dan Rp. 92.000.000 di kios Slamet. Kemudian pada 28 Januari 2014 sebesar Rp. 63.300.000 di kios Edi Nuryanto. Burung yang dicuri diantaranya burung lovebird, glatik, kenari, beo, kacer, anis merah dan cucak jenggot.

Dalam kesempatan tersebut, para pedagang ditemui oleh Wakil Walikota Yogykarta Imam Priyono. Imam Priyono meminta maaf kepada para pedagang dan berjanji akan menuntaskan kasus pencurian tersebut serta akan memperbaiki lagi regulasi pasar.

“Ini pasti saya tindak lanjuti, yang pertama saya sudah menganggap ini bukan pencurian tapi perampokan,” tegasnya. Ia juga meminta kepada paguyuban pedagang untuk mengadakan rapat dengannya pada Minggu jam 10.00 WIB.

Menurutnya dalam kasus ini ada komplotan dan dia juga sangat kecewa karena sudah ada pelaku yang tertangkap dan rupanya dia adalah salah satu aparat pasar.


Reporter: Fahrurrazi

back to top