Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Burung hilang di Pasar Pasty, pedagang ke Walikota

Burung hilang di Pasar Pasty, pedagang ke Walikota

Yogyakarta-KoPi, Para pedagang dari Pasar Pasty berkumpul bersama-sama di Pendopo Balaikota Yogyakarta bersama-sama untuk menyampaikan keresahan karena semakin tidak amannya Pasar Pasty akibat pencurian yang terjadi sudah sampai 200 juta lebih (16/5).

“Kita curhat ke Pak Walikota atau Pak Wawalikota, kita minta solusi biar pasar itu aman karena kita pelaku pedagang di Kota Jogjakarta dan tujuan kita memajukan pasar Jogjakarta itu biar aman sejahtera dan damai,” ujar Kordinator Pasar Pasty Gariyana saat ditanya mengenai tujuan berkumpulnya para pedagang tersebut.

“Kita minta curhat ke bapak walikota tidak punya unsur yang anarkis apapun kita hanya misi curhat sebenarnya tadi mau cuma perwakilan 10 orang, ternyata pedagang ingin mendengarkan langsung curhat dari bapak walikota,” tambahnya.

Pencurian tersebut berbentuk pencurian burung dan yang bermula sejak 10 Desember 2013 yang diperkirakan kehilangan bernominal Rp. 62.000.000 di kios Mardiah dan Rp. 92.000.000 di kios Slamet. Kemudian pada 28 Januari 2014 sebesar Rp. 63.300.000 di kios Edi Nuryanto. Burung yang dicuri diantaranya burung lovebird, glatik, kenari, beo, kacer, anis merah dan cucak jenggot.

Dalam kesempatan tersebut, para pedagang ditemui oleh Wakil Walikota Yogykarta Imam Priyono. Imam Priyono meminta maaf kepada para pedagang dan berjanji akan menuntaskan kasus pencurian tersebut serta akan memperbaiki lagi regulasi pasar.

“Ini pasti saya tindak lanjuti, yang pertama saya sudah menganggap ini bukan pencurian tapi perampokan,” tegasnya. Ia juga meminta kepada paguyuban pedagang untuk mengadakan rapat dengannya pada Minggu jam 10.00 WIB.

Menurutnya dalam kasus ini ada komplotan dan dia juga sangat kecewa karena sudah ada pelaku yang tertangkap dan rupanya dia adalah salah satu aparat pasar.


Reporter: Fahrurrazi

back to top