Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan
Surabaya -  KoPi | Perempuan yang berkodrat sebagai pengurus rumah tangga ternyata tetap bisa terlibat untuk menghasilkan uang. Insting dalam berjualan yang dilakukan perempuan tanpa harus meninggalkan rumah bisa melalui Online. Online shop yang menjadi tranding tiga tahun belakangan ini disertai munculnya akun media sosial seperti instagram, facebook dan twitter.

Siapa duga, perempuan-perempuan yang  mengurusi anak di dalam rumah kini bisa berpenghasilan jauh diatas suami yang bekerja. Dengan fokus menggeluti bisnis yang dikelola secara online, mereka bisa menghasilkan uang tanpa meninggalkan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.

Asti, Lita dan Meyla selaku anggota Wosca (Woman Online Community Surabaya) ingin  membuat para wanita Indonesia untuk lebih maju. Mereka bersama-sama dengan 400 anggota lain ingin membentuk jati diri seorang wanita khususnya di Surabaya untuk menjadi kebanggan baik di keluarganya  maupun bagi perekonomian Indonesia.

Lapak tempat para pengusaha tersebut adalah akun akun media sosial. Mereka menampilkan gambar produksi yang menarik, lalu diposting ke timeline media sosial tersebut. Konsumen yang tertarik biasanya akan memesan lewat chatting personal

“Menghindari konsumen ‘tipu-tipu’, konsumen harus membayar uang untuk mendapat kiriman barang. Nah, untuk menghindari distributor yang ‘tipu-tipu’ coba lihat komunitas apa yang diikuti distributor tersebut. Kalau di Wosca Insya Allah semuanya aman”ujar Meyla.

Saat ini, para pengusaha online perempuan di Indoneisa telah memiliki penghasilan yang luar biasa tinggi. Tidak hanya mengantongi jutaan setiap bulan. Bahkan beberapa dari mereka telah mengantongi puluhan juta setiap bulannya jauh diatas penghasilan para suami.

Kegiatan bisnis ini bisa dilakukan dengan cara yang santai, tanpa perlu meninggalkan rumah dari pagi hingga malam. Namun, menurut mereka yang perlu diingat adalah kodrat para perempuan yang menjadi makmum suami. Sehingga berapapun penghasilannya, tetap suami adalah imam bagi keluarga.

“Tetap patuh sama suami, tetap mendidik anak dirumah,  tapi tetap bermanfat untuk perekonomian Indonesia” ujar Asti. | Labibah

back to top