Menu
Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dalam Sehari, BPPTKG: Ini Memang Karakter Merapi.

Merapi Kembali Meletus Dua Kali Dal…

Jogja-KoPi| Gunung Merapi...

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran Persediaan Beras, Gula, dan Minyak Goreng di Yogyakarta Aman.

Bulog DIY: Bulan Puasa dan Lebaran …

Jogja-KoPi| Perum Bulog d...

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Prev Next

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan
Surabaya -  KoPi | Perempuan yang berkodrat sebagai pengurus rumah tangga ternyata tetap bisa terlibat untuk menghasilkan uang. Insting dalam berjualan yang dilakukan perempuan tanpa harus meninggalkan rumah bisa melalui Online. Online shop yang menjadi tranding tiga tahun belakangan ini disertai munculnya akun media sosial seperti instagram, facebook dan twitter.

Siapa duga, perempuan-perempuan yang  mengurusi anak di dalam rumah kini bisa berpenghasilan jauh diatas suami yang bekerja. Dengan fokus menggeluti bisnis yang dikelola secara online, mereka bisa menghasilkan uang tanpa meninggalkan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.

Asti, Lita dan Meyla selaku anggota Wosca (Woman Online Community Surabaya) ingin  membuat para wanita Indonesia untuk lebih maju. Mereka bersama-sama dengan 400 anggota lain ingin membentuk jati diri seorang wanita khususnya di Surabaya untuk menjadi kebanggan baik di keluarganya  maupun bagi perekonomian Indonesia.

Lapak tempat para pengusaha tersebut adalah akun akun media sosial. Mereka menampilkan gambar produksi yang menarik, lalu diposting ke timeline media sosial tersebut. Konsumen yang tertarik biasanya akan memesan lewat chatting personal

“Menghindari konsumen ‘tipu-tipu’, konsumen harus membayar uang untuk mendapat kiriman barang. Nah, untuk menghindari distributor yang ‘tipu-tipu’ coba lihat komunitas apa yang diikuti distributor tersebut. Kalau di Wosca Insya Allah semuanya aman”ujar Meyla.

Saat ini, para pengusaha online perempuan di Indoneisa telah memiliki penghasilan yang luar biasa tinggi. Tidak hanya mengantongi jutaan setiap bulan. Bahkan beberapa dari mereka telah mengantongi puluhan juta setiap bulannya jauh diatas penghasilan para suami.

Kegiatan bisnis ini bisa dilakukan dengan cara yang santai, tanpa perlu meninggalkan rumah dari pagi hingga malam. Namun, menurut mereka yang perlu diingat adalah kodrat para perempuan yang menjadi makmum suami. Sehingga berapapun penghasilannya, tetap suami adalah imam bagi keluarga.

“Tetap patuh sama suami, tetap mendidik anak dirumah,  tapi tetap bermanfat untuk perekonomian Indonesia” ujar Asti. | Labibah

back to top