Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan

Bisnis online, jangan lupakan kodratmu sebagai perempuan
Surabaya -  KoPi | Perempuan yang berkodrat sebagai pengurus rumah tangga ternyata tetap bisa terlibat untuk menghasilkan uang. Insting dalam berjualan yang dilakukan perempuan tanpa harus meninggalkan rumah bisa melalui Online. Online shop yang menjadi tranding tiga tahun belakangan ini disertai munculnya akun media sosial seperti instagram, facebook dan twitter.

Siapa duga, perempuan-perempuan yang  mengurusi anak di dalam rumah kini bisa berpenghasilan jauh diatas suami yang bekerja. Dengan fokus menggeluti bisnis yang dikelola secara online, mereka bisa menghasilkan uang tanpa meninggalkan kodratnya sebagai ibu rumah tangga.

Asti, Lita dan Meyla selaku anggota Wosca (Woman Online Community Surabaya) ingin  membuat para wanita Indonesia untuk lebih maju. Mereka bersama-sama dengan 400 anggota lain ingin membentuk jati diri seorang wanita khususnya di Surabaya untuk menjadi kebanggan baik di keluarganya  maupun bagi perekonomian Indonesia.

Lapak tempat para pengusaha tersebut adalah akun akun media sosial. Mereka menampilkan gambar produksi yang menarik, lalu diposting ke timeline media sosial tersebut. Konsumen yang tertarik biasanya akan memesan lewat chatting personal

“Menghindari konsumen ‘tipu-tipu’, konsumen harus membayar uang untuk mendapat kiriman barang. Nah, untuk menghindari distributor yang ‘tipu-tipu’ coba lihat komunitas apa yang diikuti distributor tersebut. Kalau di Wosca Insya Allah semuanya aman”ujar Meyla.

Saat ini, para pengusaha online perempuan di Indoneisa telah memiliki penghasilan yang luar biasa tinggi. Tidak hanya mengantongi jutaan setiap bulan. Bahkan beberapa dari mereka telah mengantongi puluhan juta setiap bulannya jauh diatas penghasilan para suami.

Kegiatan bisnis ini bisa dilakukan dengan cara yang santai, tanpa perlu meninggalkan rumah dari pagi hingga malam. Namun, menurut mereka yang perlu diingat adalah kodrat para perempuan yang menjadi makmum suami. Sehingga berapapun penghasilannya, tetap suami adalah imam bagi keluarga.

“Tetap patuh sama suami, tetap mendidik anak dirumah,  tapi tetap bermanfat untuk perekonomian Indonesia” ujar Asti. | Labibah

back to top