Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Bisnis bunga impor menguntungkan

Handbouquet dari bunga Impor dari Belanda dan Ecuador Handbouquet dari bunga Impor dari Belanda dan Ecuador
KoPi-Merangkai bunga bukan hanya sekedar hobby saat ini. Merangkai bunga dapat menjadi kegiatan yang menguntungkan jika dilakukan dengan serius. Indahnya bunga – bunga impor yang beredar dipasaran menarik perhatian banyak konsumen.
 

Hal ini dibuktikan oleh Resiana (28) yang terjun di dunia bisnis bunga impor sejak tahun 2009. Perempuan yang awal mulanya sempat bekerja menjadi kontraktor di pemerintah, jurnalis dan produser radio ini merasa bosan dengan pekerjaannya dan memulai berbisnis merangkai bunga impor yang dianggapnya sangat menyenangkan.

Pemilik toko bunga di akun instagram @ixiadeo ini  langsung mendatangkan bunga dari Belanda dan Ecuador.

“ Blue rose dan Rainbow roses asli belanda, selalu dicari – cari konsumen”.

Harga rangkaian bunga impor bekisar lima ratus ribu hingga lima Juta rupiah, tergantung permintaan konsumen. Pelanggannya tidak hanya dari kalangan masyarakat umum tetapi juga kalangan pejabat yang sering membeli hasil rangkaian bunganya.

Untuk belajar merangkai bunga dimulai dari sering membaca buku, berselancar di internet dan mengikuti seminar merangkai bunga diluar negeri. Hal ini dilakukannya untuk tetap terus berinovasi dan mengetahui perkembangan dunia bunga.

“Agustus nanti kita ada seminar di Singapore. Rata – rata orang bunga seluruh dunia saling kenal, jadi jika salah satu guru mengadakan kegiatan maka akan kami  ikuti”.

Alasan menggunakan bunga impor menjadi pilihannya, perempuan yang sangat ramah ini mengungkapkan ada beberapa jenis bunga impor yang tidak bisa ditaman di Indonesia. Produk bunga seperti mawar dari Indonesia ukurannya lebih kecil dan lebih cepat layu.

Namum, pernah pula ada kesempatan Resiana merangkai bunga lokal untuk ulang tahun Ibu Menteri Pertanian tetapi untuk keseharian Ixiadeo menggunakan 100 % bunga impor.

Persaingan di dunia bisnis bunga juga sering terjadi. Tidak jarang hasil karya Resiana dijiplak oleh kompetitor yang lain.

“ Florist online bak jamur dimusim hujan, semenjak ixiadeo muncul. Bukan hanya ditiru malah hasil karya saya pernah diunggah oleh florist yang lain”.

Tetapi, semua itu tidak membuatnya menyerah. Baginya bunga tidak hanya sekedar bunga, more than flowers, we make with heart.

Reporter: Suci Wulandari

back to top