Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif
Surabaya - KoPi | Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini dinilai masih dalam batas wajar oleh Bank Indonesia. Sebaliknya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Benny Siswanto masih optimis dengan potensi ekonomi Jawa Timur.
 

Hal itu didukung fakta bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Jatim masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Triwulan I 2015 ini pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur mencapai 5,2%, lebih rendah daripada triwulan IV 2014 sebesar 6,0%. Namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya tumbuh 4,7%.

"Sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dari konsumsi rumah tangga dan masih mampu tumbuh sebesar 4,5%, meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,8%," katanya di Surabaya (16/6).

Karenanya Benny yakin kinerja perekonomian di Jatim tahun 2015 masih bisa tumbuh positif dan tetap berada di atas level nasional, yaitu di kisaran 5,7%-6,1%. “Ini bisa terwujud dengan didorong peningkatan investasi dan konsumsi pemerintah sejalan dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur,” tuturnya.

Menurut Benny pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berhasil didorong dengan adanya peningkatan perdagangan dalam negeri. Ekspor antar pulau mampu mencatatkan angka sebesar Rp 24,9 triliun. "Kenaikan perdagangan dalam negeri ini mengkompensasi penurunan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur yang hanya sebesar Rp 13,4 triliun," jelasnya.

back to top