Menu
Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Senyawa Atasi Limbah Tambang

Mahasiswa UGM Inovasikan Produk Sen…

Sleman-KoPi| Tim mahasisw...

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letusan Efusif Yang Aman.

Gunung Merapi Berpeluang Alami Letu…

Jogja-KoPi| Kepala Balai ...

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di Proses Magmatisnya.

BPPTKG: Merapi Masih Sangat Awal di…

Jogja-KoPi| Balai Penyeli...

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Empati dan Duka Cita AS kepada Korban dan Dampak Terorisme di Jatim

Pakde Karwo : Terima Kasih Atas Emp…

Jatim-KoPi| Gubernur Jati...

Pemerintah Bangun Industri Digital untuk Kurangi Kesenjangan Ekonomi

Pemerintah Bangun Industri Digital …

Sleman-KoPi| Pemerintah s...

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan Strategi Jatim Songsong Bonus Demografi  2019

Pakde Karwo: Dual Track Pendidikan …

Jatim-KoPi| Berbagai lang...

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Adanya Gejala Erupsi Seperti di Tahun 2010 dan 2006.

BPPTKG: Merapi Belum Menunjukkan Ad…

Jogja-KoPi| Balai Pen...

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana dan Diploma

UGM Mewisuda 1354 Lulusan Sarjana d…

Sleman-KoPi| Universitas ...

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpangan Distribusi Gula Rafinasi

Peneliti Gula UGM Soroti Penyimpang…

Sleman-KoPi| Pasar gula d...

Prev Next

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif

Biar melambat, Bank Indonesia optimis ekonomi 2015 tetap positif
Surabaya - KoPi | Perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini dinilai masih dalam batas wajar oleh Bank Indonesia. Sebaliknya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Benny Siswanto masih optimis dengan potensi ekonomi Jawa Timur.
 

Hal itu didukung fakta bahwa saat ini pertumbuhan ekonomi Jatim masih di atas pertumbuhan ekonomi nasional. Triwulan I 2015 ini pertumbuhan perekonomian di Jawa Timur mencapai 5,2%, lebih rendah daripada triwulan IV 2014 sebesar 6,0%. Namun angka tersebut masih lebih tinggi dibandingkan nasional yang hanya tumbuh 4,7%.

"Sumber utama pertumbuhan ekonomi Jawa Timur dari konsumsi rumah tangga dan masih mampu tumbuh sebesar 4,5%, meskipun melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,8%," katanya di Surabaya (16/6).

Karenanya Benny yakin kinerja perekonomian di Jatim tahun 2015 masih bisa tumbuh positif dan tetap berada di atas level nasional, yaitu di kisaran 5,7%-6,1%. “Ini bisa terwujud dengan didorong peningkatan investasi dan konsumsi pemerintah sejalan dengan realisasi proyek-proyek infrastruktur,” tuturnya.

Menurut Benny pertumbuhan ekonomi Jawa Timur berhasil didorong dengan adanya peningkatan perdagangan dalam negeri. Ekspor antar pulau mampu mencatatkan angka sebesar Rp 24,9 triliun. "Kenaikan perdagangan dalam negeri ini mengkompensasi penurunan kinerja perdagangan luar negeri Jawa Timur yang hanya sebesar Rp 13,4 triliun," jelasnya.

back to top