Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Antisipasi harga, Dinas imbau pedagang perbanyak produsen cabe

Antisipasi harga, Dinas imbau pedagang perbanyak produsen cabe

Jogjakarta-KoPi | Berdasarkan pantuan dari 31 pasar tradisional di kota Jogjakarta harga cabe mengalami sedikit kenaikan. Diakui oleh pengelola Dinas Pasar Beringharjo, Rudi Firdaus harga cabe termasuk yang paling labil dari bahan pokok lainnya.

Pihaknya rutin memantau harga-harga termasuk cabe dua kali sehari. Meski kenaikan tidak terlalu signifikan, namun Rudi menyayangkan kenaikan kali ini. Menurut Rudi naiknya harga cabe semakin memperburuk daya beli masyarakat setelah kenaikan barang pokok yang sudah terjadi.

“Kita cenderung prihatin dengan harga saat ini. Dari pengelola dinas kota hanya bisa menyajikan harga-harga hasil pemantauan tidak bisa mengendalikan harga,” tutur Rudi saat ditemui di kantor Pasar Beringharjo.

Rudi mengakui keterbatasan dari pihak dinas pasar, hingga dia menyarankan pedagang untuk lebih aktif menjalin kerjasama dengan banyak petai cabe. Upaya untuk membuat harga lebih kompetitif.


Selain itu dengan dengan memperbanyak produsen cabe upaya untuk mengantisipasi kelangkaan cabe. Pasalnya prediksi kekeringan akan panjang hingga Desembenr nanti.

Sementara kenaikan harga cabe berkisar antara Rp 5000. Kenaikan harga tertinggi pada cabe merah keriting yang mencapai angka Rp 50.000-Rp 55.000/ kg.

“Harga cabe rawit merah per kilo Rp 50.000, kalau Cabe merah keriting Rp 30.000, cabe merah kopong Rp 30.000,” tutur pedagang cabe pasar Beringharjo Warti (53).

Namun dengan ketidakstabilan harga cabe tidak mengkhawatirkan para pedagang. Menurut salah satu pedagang, Naning (60) kenaikan harga masih terbilang normal.

“Harganya ga merepotkan penjual, termasuk normal. Persediaan cukup aja. Ya Stabil harganya,” tutur Naning. |Winda Efanur FS|

back to top