Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Akibat milisi Libya, pasokan minyak mentah AS merosot

A woman pumps gas at a station in Falls Church, Virginia December 16, 2014. A woman pumps gas at a station in Falls Church, Virginia December 16, 2014.

Amerika Serikat-Kopi|Brent minyak mentah turun ke level terendah 5-1 / 2-tahun di bawah $ 57 per barel pada hari Selasa. Pasokan turun akibat gangguan milisi  Libya yang menutup pelabuhan.

Brent turun $ 1,14 per barel ke level terendah dari $ 56,74, terendah sejak Mei 2009. Sebelum pulih sedikit untuk perdagangan sekitar $ 56,95.

Minyak mentah AS turun 75 sen menjadi $ 52,86 setelah mencapai $ 52,70, terendah sejak Mei 2009. Pada hari Senin turun $ 1,12.

Gangguan pasokan di Libya menandakan produsen OPEC tidak  mengekspor minyak mentah.

Namun, pasar minyak kelebihan pasokan dalam beberapa bulan terakhir karena meningkatnya output minyak ringan berkualitas tinggi dari US dan konsumsi yang menurun. Dampak dari goyahnya pertumbuhan ekonomi global dan persaingan dari bahan bakar alternatif.

Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak, yang memompa sepertiga minyak dunia diharapkan memangkas produksi untuk menstabilkan harga. 

Analis teknikal Reuters Wang Tao mengatakan Brent bisa jatuh ke $ 54,98, karena telah kembali downtrend-nya, sementara minyak AS diperkirakan akan turun menjadi $ 52,10, seperti yang ditunjukkan oleh pola gelombang dan analisis proyeksi Fibonacci.

Sebuah jajak pendapat Reuters memperkirakan bahwa persediaan minyak mentah AS akan menunjukkan penurunan 900.000 barel. Hasil imbang akan mengikuti kenaikan ke level tertinggi tercatat untuk bulan Desember dalam pekan yang berakhir pada 19 Desember.

"Hasil imbang kejutan potensial dalam stok minyak AS akan memberikan perangsang jangka pendek ke sisi atas," kata Michael McCarthy, kepala strategi pasar di CMC Markets.|reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top