Menu
Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Prev Next

2014 tahun bencana, ekonomi dunia lesu

A worker sets up logos of the World Economic Forum (WEF) at the congress center in the Swiss mountain resort of Davos January 20, 2015. A worker sets up logos of the World Economic Forum (WEF) at the congress center in the Swiss mountain resort of Davos January 20, 2015.

KoPi|“Tahun penuh bencana, banyak terjadi kecelakaan pesawat, kasus hacking, arus valas yang buruk ditambah  wabah Ebola telah menurunkan gairah usaha masyarakat dunia, laporan survey Selasa ini.

“The Edelman” barometer  kepercayaan tahunan, yang dirilis di Davos, menunjukkan penurunan tajam dalam kepercayaan masyarakat dalam pemerintahan, bisnis, media dan organisasi non-pemerintah (LSM) di bawah 50 persen dua-pertiga dari negara-negara.

Daftar ketidakpercayaan itu populasi umum sekarang dominan termasuk Amerika Serikat, Jepang, Jerman, Perancis, Inggris, Italia, Rusia dan Turki. Hasil ini sangat mengagetkan bagi 1.500 pemimpin bisnis untuk mengadakan talkfest Dunia Economic Forum 21-24 Januari di Swiss Alps.

Tidak hanya kepercayaan bisnis yang jatuh, hal itu ditambah dengan krisis keuangan 2008, menyebabkan kepercayaan kepala eksekutif sebagai juru bicara yang kredibel merosot sejak tiga tahun terakhir.

Richard Edelman, kepala AS biro humas Edelman, mengatakan penurunan kepercayaan itu mengejutkan dan didorong oleh "hal tak terduga dan tak terbayangkan" di peristiwa 2014.

Laporan ini mengundang banyak respon dari masyrakat dunia. " lembaga-lembaga utama di dunia hal ini tidak selaras," katanya. "Ini tidak benar-benar terkait dengan kinerja ekonomi karena tidak ada bencana di bagian depan ekonomi seperti ada pada 2008-09."

Di semua industri besar, konsumen menginginkan regulasi yang lebih kuat tentang bisnis. Pembuat kebijakan akan mengembangkan dan menerapkan aturan yang sesuai.

Survei mengambil pendapat dari 27.000 orang di 27 negara dan dilakukan antara 13 Oktober dan 24 November. |reuters.com|Winda Efanur FS|

back to top