Menu
Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Prev Next

Yogya semakin dingin, ini jawabannya

Yogya semakin dingin, ini jawabannya
Sleman-KoPi|Kepala Badan Metrologi Klimatologi Geofisika (BMKG) DIY Agus Sudaryatno mengungkapkan penyebab malam Yogyakarta yang terasa lebih dingin. Belakangan masyarakat Yogyakarta merasakan setiap malam suhu udara cenderung turun lebih dingin dari biasanya.
 
Agus mengatakan dinginnya malam ini menandakan masuknya musim pancaroba kemarau ke DIY.
 
"Dingin ini menandakan masuknya musim pancaroba kemarau ke DIY,"katanya saat ditemui di Stasiun Klimatologi Yogyakarta,Selasa (11/7).
 
Agus menuturkan suhu udara yang tercatat BMKG pada malam hari cenderung menurun secara signifikan dibandingkan siang hari. Pihaknya menghitung saat malam hari,suhu udara turun hingga dibawah 30 derajat celcius.
 
"Perkiraan dinginnya terhitung dibawah 30 derajat celcius, antara 26 dan 27 derajat celcius,"tutur Agus.
 
Turunnya udara ini dipengaruhi juga oleh langit cerah dimalam hari saat musim kemarau. Saat siang hari sinar matahari yang panas masuk ke permukaan bumi dan tidak keluar hingga menjelang malam.
 
Saat malam ,suhu panas tersebut keluar dari permukaan bumi. Dan jika langit malam tidak berawan maka pelepasan hawa panas cenderung lebih mudah. Permukaan bumi pun mengalami pendinginan yang cepat.
 
Akibatnya malam pun menjadi lebih dingin saat proses ini berlangsung. 
 
Agus mengimbuhkan musim kemarau kali ini terbilang cukup normal. Ia pun memperkirakan musim kemarau ini tahun ini akan berlanjut dari Mei hingga September.
 
"Musim kemarau sendiri akan terus berlanjut dari Mei sampai September saat mulai masuk musim hujan namun ini masih perkiraan, belum menjadi pegangan,"tandasnya.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top