Menu
Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun Menderita

Korban Montara: Cukup Sudah 9 Tahun…

Kupang-KoPi| Rakyat kor...

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan Mahasiswa HI UMY ke Tiongkok

Tulisan “Diplomasi Panda” Hantarkan…

Bantul-KoPi| Nur Indah ...

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Sehat

Cegah Depresi Dengan Gaya Hidup Seh…

Jogja-KoPi| Depresu bis...

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa Untuk Anak Desa Gamplong

Mahasiwsa UGM Beri Pelatihan Bahasa…

Jogja-KoPi| Unit Kegiat...

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banyak Investasi India di Jatim

Gubernur Jatim Harapkan Lebih Banya…

New Delhi-KoPi| Gubernu...

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kota Magelang

Bakti Sosial KBBM Bersih Sungai Kot…

Magelang-KoPi| Menyambu...

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi Dilema

Sila Kelima Pancasila Masih Menjadi…

Bantul-KoPi| Kemerdekaa...

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA KOMPENSASI BUKAN CSR

GUBERNUR,DPRD DAN RAKYAT NTT MINTA …

Kupang-KoPi| Gubernur N...

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gelar Workshop dan Pelatihan Make Up

Mahasiswa Teknik Industri UAJY Gela…

Jogja-KoPi| Mempunyai w...

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasan Bisnis Pada Calon Startup UGM

Mantan CEO Schlumberger Beri Wawasa…

Jogja-KoPi| Mantan CEO ...

Prev Next

Wujudkan Kecintaan Nabi Muhammad, Gus Ipul Baca “Duhai Kanjeng Nabi”

gusipul

Surabaya-KoPi| Mewujudkan kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW, Wakil Gubernur Jatim Drs. H. Saifullah Yusuf membacakan puisi yang berjudul “Duhai Kanjeng Nabi”.

Puisi ciptaan orang nomor dua di Jatim tersebut disampaikan saat menghadiri Malam Cinta Rasul HUT TNI AD Kodam V Brawijaya dan Bolodewo Bersholawat di Lapangan Makodam V Brawijaya, Minggu (10/12) malam.

“Malam ini saya bacakan puisi khusus untuk Nabi Muhammad SAW,” ujar Gus Ipul sapaan lekat Wagub Jatim.

Adapun isi puisi tersebut:

Duhai Kanjeng Nabi

Cintamu pada kami tiada henti,
tapi sholawat kami masih sekali-kali.
Kami junjung Kau sebagai panutan,
tapi sunnah-Mu kami perlakukan seperti prasmanan.
Dipilih berdasarkan kesukaan dan kecocokan.

Tapi kami ingin membenahi diri seperti contoh Kanjeng Nabi,
dados pribadi ingkang amanah.
Amalnya harus ditambah.
Pribadi ingkang adil, jujur, lan manfaat kangge sedulur.
Duh Kanjeng Nabi, ini puisi rindu kami.

Diakhir pembacaan puisinya, Gus Ipul berharap semua yang bersholawat bisa mendapatkan manfaat dunia akhirat. “Meskipun hujan tapi tidak menyurutkan niat kita semua. Mudah-mudahan air hujan yang turun jadi rahmat dan obat bagi semua,” imbuhnya. (Humaspemprov Jatim/Gd)

back to top