Menu
Fatma Saifullah Yusuf Raih Penghargaan Certified Public Speaker Kehormatan

Fatma Saifullah Yusuf Raih Pengharg…

Surabaya-KoPi| Istri Waki...

Dari yang tersimpan

Dari yang tersimpan

Catatan Ugo Untoro atas P...

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut panik

Petugas pingsan, Gus Ipul ikut pani…

Tuban-KoPi| Wakil Gubernu...

Muhammadiyah mendukung proses penegakkan hukum terhadap Setya Novanto

Muhammadiyah mendukung proses peneg…

Jogja-KoPi|Ketua umum PP ...

Peneliti : Mayoritas usaha persusuan dikelola secara tradisional

Peneliti : Mayoritas usaha persusua…

Jogja-KoPi| Peneliti Bida...

Gus Ipul : Industri pariwisata memerlukan infrastruktur yang memadai

Gus Ipul : Industri pariwisata meme…

Surabaya-KoPi| Pembanguna...

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 2017

Alumni UAJY Raih Piala Citra FFI 20…

Jogja-KoPi| Bayu Prihanto...

Australia kabulkan gugatan Petani Rumput Laut

Australia kabulkan gugatan Petani R…

Kupang-KoPi|Pengadilan Fe...

Sektor pekerja informal tantangan terbesar target BPJS Kesehatan di 2019

Sektor pekerja informal tantangan t…

Jogja-KoPi|Pakar Jaminan ...

Prev Next

Wujudkan anggota DWP bebas Kanker

Wujudkan anggota DWP bebas Kanker

Surabaya-KoPi| Kanker serviks dan payudara merupakan pembunuh nomor satu bagi wanitia di Indonesia. Apalagi kasus penderita kanker serviks dan payudara terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sekitar 70 % pasien yang datang atau dirujuk ke rumah sakit dalam kondisi kanker stadium lanjut, sehingga sulit disembuhkan.Padahal menurut para ahli kanker bsia disembuhkan diketahui secara dini.

Mengingat pentingnya untuk mengetahui cara-cara deteksi dini kanker serviks dan payudara, maka DWP Setda Prov Jatim mengadakan dialog interaktif untuk menambah pengetahuan pengurus dan anggota DWP Setda Prov Jatim

Hal itu dikatakan Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Setda Prov Jatim Hj Chairani Yuliati Akhmad Sukardi, S.Sos dalam sambutan yang dibacakan Wakil Ketua DWP Setda Prov Jatim Ny Supriantopada Talk show deteksi dini wujudkan anggota DWP Setda Prov Jatim Bebas kanker serviks dan payudara, di ruang Binaloka Adhikara kantor Gubernur Jatim Jl Pahlawan no 110 Surabaya, Kamis, (9/11).

Menurutnya, pencegahan dini untuk kanker serviks dan payudara sangat diperlukan. Oleh karena itu Talk show ini sangat pentinguntuk memberikan pemahaman kepada anggota mengenai pentingnya deteksi dini kanker serviks dan kanker payudara.

Menurut data WHO, dulu usia rentan di usia 35 – 50 tahun, namun sekarang banyak kasus kanker serviks yang ditemukan pada wanita kisaran usia 21 – 22 tahun. “Oleh karena itu kita harus tanggap dan melakukan deteksi dini melalui berbagai cara, salah satunya dengan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA TEST) atau melakukan papsmear untuk mengantisipasi adanya kanker serviks,” katanya.

Sedangkan untuk mengetahuiindikasi kanker payudara sedini mungkin, lanjut isteri Sekda Prov Jatim Dr Akhamd Sukardi ini, bisa dilakukan dengan Periksa Payudara sendiri (SADARI) atau Periksa Payudara Klinis (SADANIS)

Kegiatan ini merupakan salah satu betuk dukungan terhadap program Tim Penggerak PKK Prov Jatim yang baru–baru ini menyelenggarakan kegiatan IVA TEST dan SADANIS bagi isteri ASN dan ASN perempuan di lingkungan Pemprov Jatim. Target semula 216 orang ternyata dari anggota DWP Setda Prov Jatim mencapai 271 orang, artinya keikutsertaan anggota DWP Setda telah melampaui target 125,93 %.

Sementara itu nara sumber Dr Siti Khotimah Abdul Hamid, Sp.Rad (K) Onk Radyang juga sebagai Wakil Ketua I DWP Setda Prov Jatim ini menjelaskan, kanker serviks dan payudara bisa disembuhkan, asal diketahui secara dini dan melakukan pengobatan secara rutin.

Kanker merupakan perubahan sel yang tidak normal dan tidak terkendali sehingga seluruh organ tubuh manusia bisa terkena kanker, dari ujung kepala sampai ujung kaki.Setiap orang bisa terkena kanker mulai anak-anak sampai orang tua.Penyebab kanker bahan-bahan kimia, makanan yang dibakar seperti misalnya sate.

Dengan memahami pengetahuan tentang kanker seviks dan payudara, menurut isteri Asisten Administrasi Umum Setda Prov Jatim Abdul Hamidini, nantinya anggota DWP lebih sehat dengan cara melakukan pencegahan dan deteksi secara dini.

Selain itu, menjalankan pola hidup sehat dengan periksa kesehatan secara berkala, menemukan kesenangan dalam beraktivitas fisik seperti olah raga, menyanyi, dansa, dan lain sebagainya. (Humas Pemprov Jatim Sil).

back to top