Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Wisatawan ke Gunung Kidul turun hingga 10 ribu

Wisatawan ke Gunung Kidul turun hingga 10 ribu

Gunungkidul-KoPi| Cuaca ekstrim dampak dari Siklon Cempaka seminggu lalu merusak beberapa lokasi wisata ikonik di Gunungkidul. Jumlah wisatawan pekan lalu termasuk saat libur tanggal merah,menurun secara signifikan.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul, Hary Sukmono yang mengatakan terdapat penurunan total jumlah wisatawan diseluruh destinasi wisata longweekend hingga 10 ribu pengunjung.

"Kemarin itu hanya 20ribu pengunjung. Padahal pada akhir pekan biasanya ada sekitar 30ribu wisatawan yang menjelajahi keindahan Gunungkidul. Turun drastis karena banjir dimana-mana," kata Hary saat dihubungi via sambungan telepon,Rabu (6/12).

Ia pun menjelaskan banjir parah yang melanda beberapa wilayah di Gunungkidul merendam dan merusak sejumlah lokasi wisata. Seperti Goa Pindul mengalami kebanjiran hingga membuat volume air sungai meningkat dan menutupi seluruh celah di dalam goa bawah tanah.

Sementara di lokasi Air Terjun Srigetuk, fasilitas dan akses masuk mengalami kerusakan. Hingga saat ini lokasi Air Terjun masih ditutup karena masih dalam masa perbaikan.

"Srigetuk dan Kalisuci masih ditutup, karena masih perlu pembenahan," jelasnya.

Meski demikian pada destinasi wisata lainnya seperti mayoritas Pantai di Gunungkidul, Gunung api Purba dan Goa-goa bawah tanah, saat ini sudah kembali normal dan dapat dikunjungi. Semuanya dibantu berkat gerak cepat kelompok sadar wisata (pokdarwis) yang segera membenahi lokasi wisata.

Hary menekankan hampir seluruh wisata di Gunungkidul kini sudah aman dan nyaman dikunjungi para pelancong.

Para Pokdarwis pun diminta untuk mempersiapkan diri menyambut pada liburan akhir tahun. Diantara lainnya dengan memperbaiki atau menambah fasilitas umum serta meningkatkan kualitas pelayanan.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top