Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta

Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta

KoPi-Jogja│Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta, Jumat (18/03) saat ditemui dalam sosialisasi Transformaking 2016 di Ndalem Wironegaran.

"Terdapat organisasi masyarakat dan partai politik yang menyarankan saya untuk maju menjadi walikota, terus terang formulir pendaftarannya pun diantarkan ke rumah saya," ungkap Wironegoro.

Wironegoro mengaku tidak pernah mengembangkan isu pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta. Menurutnya, organisasi masyarakat dan partai politik (Partai Gerindra) menyarankan dirinya untuk mencalonkan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa ia melihat terdapat beberapa masyarakat yang menyarankan tidak sebaiknya Wironegoro mencalonkan diri sebagai walikota.

"Saya mengatakan iya atau tidak masih ada waktu 6 bulan. Saya mendengarkan suara dari masyarakat," jelasnya.

Di era keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini, Yogyakarta membutuhkan pemimpin yang memahami tentang keistimewaan dan dapat melaksanakan 5 pilar keistimewaan. Salah tiga dari lima pilar tersebut yaitu tempat pertambangan, tata ruang, dan pertanian.

Menurut Wironegoro, Yogyakarta membutuhkan pemimpin yang memiliki selera yang baik, pemimpin yang mengerti Yogyakarta sedang menghadapi era keitimewaannya, pemimpin yang memahami bahwa Keraton sebagai patrolnya berada di tengah kota Yogyakarta dan harus memahami pesan-pesan kultural yang disampaikan keraton berdampak bagi masyarakat. │Frenda Yentin

 

back to top