Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta

Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta

KoPi-Jogja│Wironegoro konfirmasi pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta, Jumat (18/03) saat ditemui dalam sosialisasi Transformaking 2016 di Ndalem Wironegaran.

"Terdapat organisasi masyarakat dan partai politik yang menyarankan saya untuk maju menjadi walikota, terus terang formulir pendaftarannya pun diantarkan ke rumah saya," ungkap Wironegoro.

Wironegoro mengaku tidak pernah mengembangkan isu pencalonan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta. Menurutnya, organisasi masyarakat dan partai politik (Partai Gerindra) menyarankan dirinya untuk mencalonkan dirinya sebagai Walikota Yogyakarta. Namun, ia juga mengungkapkan bahwa ia melihat terdapat beberapa masyarakat yang menyarankan tidak sebaiknya Wironegoro mencalonkan diri sebagai walikota.

"Saya mengatakan iya atau tidak masih ada waktu 6 bulan. Saya mendengarkan suara dari masyarakat," jelasnya.

Di era keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta saat ini, Yogyakarta membutuhkan pemimpin yang memahami tentang keistimewaan dan dapat melaksanakan 5 pilar keistimewaan. Salah tiga dari lima pilar tersebut yaitu tempat pertambangan, tata ruang, dan pertanian.

Menurut Wironegoro, Yogyakarta membutuhkan pemimpin yang memiliki selera yang baik, pemimpin yang mengerti Yogyakarta sedang menghadapi era keitimewaannya, pemimpin yang memahami bahwa Keraton sebagai patrolnya berada di tengah kota Yogyakarta dan harus memahami pesan-pesan kultural yang disampaikan keraton berdampak bagi masyarakat. │Frenda Yentin

 

back to top