Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Warga Jogja eks Gafatar dipulangkan dari Kalbar

Warga Jogja eks Gafatar dipulangkan dari Kalbar

Jogjakarta-KoPi| Sekitar 271 warga Jogjakarta eks Gafatar hari ini Sabtu 24 Desember dipulangkan dari Mempawah Kalimantan Barat ke Semarang. Dari Semarang nanti akan dijemput Pemda DIY ke Jogja.

Pemerintah Kalimantan Barat mempulangkan mereka melalui kapal KRI ke pelabuhan Semarang, Banten dan Gilimanuk. Satu kapal memuat sekitar 500an orang, 271 orang warga Jogja sisanya warga Jawa Tengah.

Menurut Kepala Kesbanglinmas DIY, Agung pemulangan sempat mengalami keterlambatan. Awalnya pemberangkatan kapal dijadwalkan pukul 18.00 WIB kemarin namun karena kendala persiapan molor hingga sekitar pukul 11.20 WIB siang ini.

"Pemberangkatan dari Pontianak, Kalbar ke Tanjung Mas, ada perubahan jadwal harusnya kemarin jam 18.00 jadi hari ini pukul 11.20," jelas Agung seusai rapat di kantor Kesbanglinmas DIY pukul 12.40 WIB.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten l Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemda DIY, Sulistyo. Diperkirakan rombongan eks gafatar dari Jogja akan tiba di Jogja pada Senin besok.

Selama tiga hari pemda akan mengkarantina mereka di Youth Center. Pemda beserta SKPD terkait akan memberikan penyuluhan mengenai deradikalisasi.

"Selama tiga hari ditampung di Youth Center, diberi pemahaman dari Kementrian Agama, tentang deradikalisasi, ideologi agar mereka sadar dari universitas juga dilibatkan,"papar Sulistyo.

Agung menambahkan setelah tiga hari karantina pihak pemerintah kota dan kabupaten atau provinsi mengambil mereka.

Selama di Youth Center nanti pihak keluarga menjenguk korban eks Gafatar. Sementara untuk kebutuhan rombongan eks Gafatar menjadi tanggungan Dinas Sosial DIY. "Jadi untuk makanan dan kesehatan sudah ada jaminan dari Dinas Sosial," pungkas Agung.

back to top