Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Warga Jogja eks Gafatar dipulangkan dari Kalbar

Warga Jogja eks Gafatar dipulangkan dari Kalbar

Jogjakarta-KoPi| Sekitar 271 warga Jogjakarta eks Gafatar hari ini Sabtu 24 Desember dipulangkan dari Mempawah Kalimantan Barat ke Semarang. Dari Semarang nanti akan dijemput Pemda DIY ke Jogja.

Pemerintah Kalimantan Barat mempulangkan mereka melalui kapal KRI ke pelabuhan Semarang, Banten dan Gilimanuk. Satu kapal memuat sekitar 500an orang, 271 orang warga Jogja sisanya warga Jawa Tengah.

Menurut Kepala Kesbanglinmas DIY, Agung pemulangan sempat mengalami keterlambatan. Awalnya pemberangkatan kapal dijadwalkan pukul 18.00 WIB kemarin namun karena kendala persiapan molor hingga sekitar pukul 11.20 WIB siang ini.

"Pemberangkatan dari Pontianak, Kalbar ke Tanjung Mas, ada perubahan jadwal harusnya kemarin jam 18.00 jadi hari ini pukul 11.20," jelas Agung seusai rapat di kantor Kesbanglinmas DIY pukul 12.40 WIB.

Hal senada juga disampaikan oleh Asisten l Bidang Kesejahteraan Rakyat Pemda DIY, Sulistyo. Diperkirakan rombongan eks gafatar dari Jogja akan tiba di Jogja pada Senin besok.

Selama tiga hari pemda akan mengkarantina mereka di Youth Center. Pemda beserta SKPD terkait akan memberikan penyuluhan mengenai deradikalisasi.

"Selama tiga hari ditampung di Youth Center, diberi pemahaman dari Kementrian Agama, tentang deradikalisasi, ideologi agar mereka sadar dari universitas juga dilibatkan,"papar Sulistyo.

Agung menambahkan setelah tiga hari karantina pihak pemerintah kota dan kabupaten atau provinsi mengambil mereka.

Selama di Youth Center nanti pihak keluarga menjenguk korban eks Gafatar. Sementara untuk kebutuhan rombongan eks Gafatar menjadi tanggungan Dinas Sosial DIY. "Jadi untuk makanan dan kesehatan sudah ada jaminan dari Dinas Sosial," pungkas Agung.

back to top