Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Warga Balairejo apresiasi kinerja Satpol PP dan FORPI dengan rangkaian bunga

Warga Balairejo apresiasi kinerja Satpol PP dan FORPI dengan rangkaian bunga

Jogja-KoPi| Warga Balairejo, Kelurahan Muja Muju, Yogyakarta, memberikan rangkaian bunga kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Yogyakarta dan FORPI Yogyakarta sebagai tanda terima kasih warga atas kinerja mereka dalam menangani kasus pembangunan apartemen di Balairejo yang belum memiliki izin bangunan.

Dono Susilo, Ketua RW 5 Balairejo mengatakan pemberian rangkaian bunga ini sebagai bentuk apresiasi warga terhadap Satpol PP dan FORPI yang menangani kasus pembangunan Apartemen di Balairejo.

"Ini sebagai bentuk apresiasi warga terhadap Satpol PP dan FORPI yang cepat bereaksi dalam menanggapi laporan warga dengan menyegel pembangunan apartemen yang belum memiliki izin bangunan, ketika ada aduan langsung ditangani", tambahnya saat di wawancarai di depan Kantor Satpol PP Yogyakarta, Senin (8/5).

Penyegelan apartemen yang dilakukan oleh Satpol PP dan FORPI dinilai warga sebagai tindakan yang benar.

"Peyegelan adalah tindakan yang benar. Belum ada izin sama sekali tapi sudah ada kegiatan pembangunan, seolah kita mengizinkan. Sekarang sudah tidak ada pembangunan lagi", tambahnya.

Sementara itu, Kasi Penyidik Satpol PP, Widada yang menerima rangkaian bunga tersebut mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan warga kepada Satpol PP.

"Kita terima kasih atas apresiasi yang diberikan warga. Untuk nanti penangannya gimana kita lihat prosedurnya. Yang penting sekarang sudah dilakukan penyegelan, nanti kalau ada kegiatan lagi ya kita segel lagi. Beda kalau sudah dapat izin nanti ada prosedurnya sendiri", tambahnya.

Di sisi lain FORPI yang diwakili oleh Winata juga memberikan tanggapan senada dengan Satpol PP.

"Kami berterima kasih pada warga yang memberikan apresiasi. Kita tidak akan bisa bekerja kalau tidak ada dukugan dari warga. Dan FORPI akan terus bekerja sesuai dengan aturan yang ada", jelas Winata

Setelah kegiatan ini warga akan melakukan mediasi dengan pengembang apartemen, namun sayangnya mereka ditolak oleh pihak pengembang.

"Kami akan melakukan mediasi tapi pihak pengembang menolak. Kata mereka sekali menolak tidak ada mediasi lagi, dengan alasan kalau ada mediasi berarti pihak apartemen harus membujuk warga", terang Dono.

back to top