Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Walikota pimpin Apel hari OTDA

Walikota pimpin Apel hari OTDA

Yogyakarta - KoPi. Walikota Yogyakarta H. Haryadi Suyuti  memimpin  apel peringatan hari Otonomi Daerah ke-18 di halaman Balikota Yogyakata, Senin (28/4). Pada saat yang sama pula, Sekretaris Daerah Kota Yogyakarta Dra. RR. Titik Sulastri, ketiga asisiten Sekda dan Seluruh kepala SKPD mengirap penghargaan yang diraih Kota Yogyakarta didepan karyawan Pemerintah Kota Yogyakarta. Penghargaan yang diterima Pemkot Yogyakarta adalah penghargaan tanda kehormatan Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha yang diberikan Presiden RI Dr. Susilo Bambang Yudhoyono bersamaan dengan hari OTDA ke-18 di Jakarta. Ada 7 Kota/ Kabupaten dan 3 Propinsi yang meraih penghargaan ini.

Walikota Yogyakarta menjelaskan bahwa penghargaan  Samkaryanugraha Parasamya Purnakarya Nugraha ini diberikan kepada  daerah yang dinilai memiliki prestasi kinerja terbaik dalam penyelenggaraan pemerintah daerah. “Pemkot Yogyakarta mendapatkan penghargan ini karena kita dianggap  daerah  yang memiliki prestasi kinerja terbaik dalam menyelenggarakan pemeintah daerah. Kita patut berbangga, dan saya mengucapkan selamat sekaligus mengucapkan terima kasih kepada semua unit di jajaran Pemkot Yogyakarta yang telah bekerja keras dan terus mempertahankan  soliditas. Ini bukan saja kerja keras  Walikota dan Wakil Walikota tetapi semuanya,” ujar Walikota.


Walikota menambahkan penghargaan diberikan dalam rangka peringatan Hari Otonomi Daerah  yang ke-18. Penghargaan ini merupakan pengharagaan kepada pemerintah  Propinsi dan Kota/kabupaten se-Indonesia  yang  memiliki kinerja  terbaik  dalam penyelenggaraan  pemerintahan  untuk mensejahterakan masyarakat.  “Makna substansi dari otonomi adalah  mendekatkan pemerintah dan masyarakat   agar mempercepat proses  yang namanya kesejahteraan masyarakat,” tambah Haryadi.

Walikota mengatakan penghargaan ini juga telah melengkapi penghargaan yang telah diraih Pemkot Yogyakarta  dalam rangka  laporan keuangan  pemerintah daerah tahun 2014  dimana Kota Yogyakarta mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).  Menurut Walikota evaluasi  laporan kinerja  penyelenggaraan Pemerintah  dilihat dari dua aspek yakni aspek   Laporan Keuangan dan Penyelenggaraan Pemerintahan atau Tata Kelola Pemerintahan. “Kita (pemkot Yogyakarta) telah berada pada 'track' (jalur)yang benar dan ini harus terus dipertahankan,” tambah Walikota. Menurutnya, Tata kelola pemerintahan itu merupakan sebuah standar dan harus dilaksanakan  lebih dahulu, kemudian secara  bersama melakukan inovasi. 

Upacara apel hari Otonomi Daerah ke-18 dirasakan sedikit  berbeda karena semua petugas apel bendera dilakukan oleh para Srikandi karyawan Pemkot Yogyakarta, sebagai penghormatan khusus bagi pencetus emansipasi wanita RA. Kartini  dan kaum Wanita Indonesia yang diperingati pada Hari Kartini 21 April lalu.   (@mix) 

back to top