Menu
Perempuan pendukung gerak ekonomi Jatim

Perempuan pendukung gerak ekonomi J…

Surabaya-KoPi| Perempuan ...

Anies dinilai lalai rekonsoliasi dengan kata 'Pribumi'

Anies dinilai lalai rekonsoliasi de…

PERTH, 17 OKTOBER 2017 – ...

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi Capai 54,3 Milyar Rupiah

Jatim Fair 2017 Ditutup, Transaksi …

Surabaya-Kopi| Pameran Ja...

Ketika agama membawa damai, bukan perang

Ketika agama membawa damai, bukan p…

YOGYAKARTA – Departemen I...

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lakukan Research dan Development

Gubernur Jatim Minta Badan Pendapat…

Surabaya-Kopi| Memperinga...

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCBI Surabaya

Fatma Saifullah Yusuf puji aksi KCB…

Surabaya-KoPi| Dra. Hj. F...

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer bisa jauhkan sikap radikal

Warek UIN Kalijaga: Menulis populer…

YOGYAKARTA, 13 OKTOBER 20...

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid Cheng Hoo Surabaya

Gus Ipul resmikan prastasti Masjid …

Surabaya-KoPi| Wagub Jati...

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bisa disembuhkan

Bude Karwo: Jangan takut, kanker bi…

Surabaya-KoPi| Ketua Yaya...

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga NKRI

Gus Ipul ajak.Perguruan Sejati jaga…

Madiun-KoPi| Wakil Gubern...

Prev Next

Wagub Ingatkan “Hubbul Wathan Minal Iman” pada Ribuan Santri dan Syekhermania

Wagub Ingatkan “Hubbul Wathan Minal Iman” pada Ribuan Santri dan Syekhermania

Nganjuk-KoPi| Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf mengingatkan motto “hubbul wathan minal iman” yang artinya “cinta tanah air sebagian dari iman” kepada ribuan santri dan syekhermania. Motto tersebut mengajak umat untuk meningkatkan rasa memliki, berjuang demi kemerdekaan, dan mencintai tanah air kita.

“Dulu sebagian orang menganggap motto itu hadist, padahal itu motto dari para kiai dan ulama agar kita cinta tanah air” kata Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat menghadiri sholawat bersama Habib Syekh Bin Abdul Qadir Asseggaf.di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Sulaimaniyah Kabupaten Nganjuk, Jumat (30/9) malam.

Gus Ipul mengatakan, pentingnya rasa cinta terhadap tanah air karena dengan adanya tanah air, umat bisa menjalankan aktivitas kehidupan dengan tenang, seperti beribadah dengan khusyuk, menuntut ilmu dengan bersekolah, dan mencari rejeki di jalan Allah SWT.

“Orang punya akidah tetapi jika tidak punya negara, tentu tidak akan bisa beribadah. Orang punya ilmu tapi jika tidak punya negara, tentu tidak bisa bekerja. Karena itu, mari bersyukur bahwa kita punya tanah air, Indonesia. Merdeka!!” seru Gus Ipul yang kemudian menyanyikan lagu “Hari Merdeka” dan diikuti ribuan santri serta syekhermania.

Bersholawat Ajak Umat Cinta Tanah Air

Gus Ipul menambahkan, salah satu upaya untuk dapat meningkatkan rasa cinta tanah air adalah dengan hadir di majlis bersholawat, pasalnya, syair-syair dalam qasidah yang dilantunkan dalam sholawatan mampu menggugah kita untuk semakin bangga dan membangkitkan rasa memiliki terhadap bumi pertiwi.

“Sholawatan seperti inilah yang sesungguhnya ikut menjaga keutuhan Indonesia. Habib Syekh lewat qasidah-qasidahnya, seperti “Cinta Indonesia Cinta NKRI”, mampu menggugah semangat nasionalisme. Dan dimanapun dilaksanakan, sholawatan Habib Syekh selalu diakhiri dengan lagu Indonesia Raya“ tambahnya.

Menurut Gus Ipul, dengan hadir di majelis bersholawat, kita akan diajak kiai untuk dekat dan mencintai Allah SWT, Rasulullah SAW, serta tanah air. Dengan begitu, diharapkan pertolongan dari Allah SWT akan datang baik di dunia dan akherat. “Majelis bersholawat jadi modal dan kekuatan kita dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa” katanya.

Habib Syekh : Gus Ipul Rajin Sholawatan

Sementara itu, Habib Syekh Bin Abdul Qadir Asseggaf mengatakan, Gus Ipul sangat rajin hadir dalam acara sholawatan. “Sejak pertama saya menggelar sholawatan di Jatim, Gus Ipul selalu hadir. Bulan ini, saya 15 hari keliling Jatim untuk bersholawat, dan beliau selalu hadir” katanya.

Habib Syekh berharap dengan adanya majlis bersholawat akan menjaga Jatim tetap aman, nyaman dan kondusif, serta masyarakatnya menjadi sholeh dan sholehah, sehingga dapat menjalani hidup dengan barokah dan sesuai dengan perintahNya.

Hadir dalam kesempatan itu, syekhermania dari berbagai penjuru di Jatim, diantaranya syekhermania Surabaya, Blitar, Sidoarjo, Lamongan, Ngawi dan Nganjuk. Syekhermania sendiri adalah sebuah komunitas atau kumpulan/jamaah pecinta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. (humasjatim:adit)

back to top