Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Wagub Ingatkan “Hubbul Wathan Minal Iman” pada Ribuan Santri dan Syekhermania

Wagub Ingatkan “Hubbul Wathan Minal Iman” pada Ribuan Santri dan Syekhermania

Nganjuk-KoPi| Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf mengingatkan motto “hubbul wathan minal iman” yang artinya “cinta tanah air sebagian dari iman” kepada ribuan santri dan syekhermania. Motto tersebut mengajak umat untuk meningkatkan rasa memliki, berjuang demi kemerdekaan, dan mencintai tanah air kita.

“Dulu sebagian orang menganggap motto itu hadist, padahal itu motto dari para kiai dan ulama agar kita cinta tanah air” kata Gus Ipul, sapaan akrab Wagub Jatim saat menghadiri sholawat bersama Habib Syekh Bin Abdul Qadir Asseggaf.di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Sulaimaniyah Kabupaten Nganjuk, Jumat (30/9) malam.

Gus Ipul mengatakan, pentingnya rasa cinta terhadap tanah air karena dengan adanya tanah air, umat bisa menjalankan aktivitas kehidupan dengan tenang, seperti beribadah dengan khusyuk, menuntut ilmu dengan bersekolah, dan mencari rejeki di jalan Allah SWT.

“Orang punya akidah tetapi jika tidak punya negara, tentu tidak akan bisa beribadah. Orang punya ilmu tapi jika tidak punya negara, tentu tidak bisa bekerja. Karena itu, mari bersyukur bahwa kita punya tanah air, Indonesia. Merdeka!!” seru Gus Ipul yang kemudian menyanyikan lagu “Hari Merdeka” dan diikuti ribuan santri serta syekhermania.

Bersholawat Ajak Umat Cinta Tanah Air

Gus Ipul menambahkan, salah satu upaya untuk dapat meningkatkan rasa cinta tanah air adalah dengan hadir di majlis bersholawat, pasalnya, syair-syair dalam qasidah yang dilantunkan dalam sholawatan mampu menggugah kita untuk semakin bangga dan membangkitkan rasa memiliki terhadap bumi pertiwi.

“Sholawatan seperti inilah yang sesungguhnya ikut menjaga keutuhan Indonesia. Habib Syekh lewat qasidah-qasidahnya, seperti “Cinta Indonesia Cinta NKRI”, mampu menggugah semangat nasionalisme. Dan dimanapun dilaksanakan, sholawatan Habib Syekh selalu diakhiri dengan lagu Indonesia Raya“ tambahnya.

Menurut Gus Ipul, dengan hadir di majelis bersholawat, kita akan diajak kiai untuk dekat dan mencintai Allah SWT, Rasulullah SAW, serta tanah air. Dengan begitu, diharapkan pertolongan dari Allah SWT akan datang baik di dunia dan akherat. “Majelis bersholawat jadi modal dan kekuatan kita dalam mempererat persatuan dan kesatuan bangsa” katanya.

Habib Syekh : Gus Ipul Rajin Sholawatan

Sementara itu, Habib Syekh Bin Abdul Qadir Asseggaf mengatakan, Gus Ipul sangat rajin hadir dalam acara sholawatan. “Sejak pertama saya menggelar sholawatan di Jatim, Gus Ipul selalu hadir. Bulan ini, saya 15 hari keliling Jatim untuk bersholawat, dan beliau selalu hadir” katanya.

Habib Syekh berharap dengan adanya majlis bersholawat akan menjaga Jatim tetap aman, nyaman dan kondusif, serta masyarakatnya menjadi sholeh dan sholehah, sehingga dapat menjalani hidup dengan barokah dan sesuai dengan perintahNya.

Hadir dalam kesempatan itu, syekhermania dari berbagai penjuru di Jatim, diantaranya syekhermania Surabaya, Blitar, Sidoarjo, Lamongan, Ngawi dan Nganjuk. Syekhermania sendiri adalah sebuah komunitas atau kumpulan/jamaah pecinta sholawat kepada Nabi Muhammad SAW. (humasjatim:adit)

back to top