Menu
UGM Kembangkan Aplikasi Informasi Pengungsi Korban Bencana

UGM Kembangkan Aplikasi Informasi P…

Sleman-KoPi | Pusat Studi...

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pendeteksi dini bencana longsor bernama SIPENDIL.

Tim Peneliti UGM ciptakan alat pend…

Sleman-KoPi | Tim penelit...

Bagaimana menjaga pola makan yang baik dan benar selama bulan Puasa.

Bagaimana menjaga pola makan yang b…

Inggris-KoPi| Inilah saat...

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap gunakan Narkoba.

8 Mahasiswa di Yogyakarta ditangkap…

Sleman-KoPi| Direktorat R...

Korut tunda pertemuan KTT bersama Korea Selatan.

Korut tunda pertemuan KTT bersama K…

Pyongyang-KoPi | Korea ut...

Protes Keras Tanoni :Australia Bebaskan Nelayan Yang Ditangkap.

Protes Keras Tanoni :Australia Beba…

Kupang-KoPi | Pemerintah ...

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan Pokok di Jatim Dipastikan Aman

Jelang Puasa, Stok Barang Kebutuhan…

Surabaya-KoPi|Menjelang b...

Pemerintah Bantul Siap Dukung Kontes Robot Indonesia di UMY

Pemerintah Bantul Siap Dukung Konte…

Sleman-KoPi| Menjelang pe...

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media Sosial Bermunculan

Tahun Politik, Akun Buzzer di Media…

Sleman-KoPi| Menjelang pi...

Prev Next

UAJY gelar Impression Short Course Programme

UAJY gelar Impression Short Course Programme

Jogja-KoPi| Yogyakarta dikenal banyak orang sebagai city of tolerance. Siapapun yang singgah dan tinggal di Yogyakarta bisa merasakan betapa damainya kota ini. Berbagai orang, dengan beragam latar belakang, bisa membaur menjadi satu, saling berbagi dan menerima. Tak mengherankan apabila pada setiap akhir pekan dan masa liburan sekolah, Yogyakarta makin banyak dikunjungi wisatawan, baik wisatawan mancanegara maupun domestik. Kedatangan mereka tidak pertama-tama hanya untuk berwisata, tetapi mereka juga ingin merasakan kedamaian dan keramahan warganya.

Berawal dari fakta keunikan Yogyakarta tersebut, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UAJY akan menggelar Impression Short Course Program pada 27 – 31 Oktober 2015.
Melalui program ini, mahasiswa diundang untuk explore implikasi dan konsep multikultural serta kebijakan dalam konteks isu-isu gender, media, dan komunitas di Yogyakarta. Sehingga nantinya mahasiswa diharapkan akan lebih bisa memahami kebijakan-kebijakan sosial dan konsep toleransi pragmatis, khususnya di Yogyakarta.

Program yang akan digelar selama 5 hari dan diikuti oleh 20 mahasiswa dari Murdoch University Australia, De la Salle University Philippines, UBAYA Surabaya, Universitas Kristen Duta Wacana Yogyakarta, mahasiswa program darmasiswa dari Belanda, beberapa mahasiswa peserta Student Exchange dari University of Passau Germany serta UTeM Malaysia, selain juga mahasiswa FISIP dan Fakultas Ekonomi UAJY.

Selama program berlangsung, peserta akan didampingi oleh 3 orang dosen pendamping, yaitu Diyah Hayu Rahmitasari, M.Comms., Birgitta Bestari Puspita Jati, M.A., serta Nobertus Ribut Santoso, M.A. Materi yang akan diberikan pun bukan hanya teori di kelas, namun dipadu juga dengan kunjungan ke media massa, NGO dan terjun langsung dalam kehidupan masyarakat pedesaan. Di akhir program peserta akan diminta untuk melakukan presentasi sesuai tema yang akan mereka pilih.

Program Impression, adalah salah satu dari 4 program Short Course yang ditawarkan oleh UAJY. Program short course lain yang telah dilakukan adalah ARTECH ditawarakan oleh Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri (FTI), untuk mahasiswa yang berminat mendalami dan mengembangkan produksi suvenir, chocolate, dll; SPARCH untuk mereka yang mempunyai latar belakang di bidang Arsitektur agar lebih dalam memahami pengelolaan bangunan khusus dan penciptaan bangunan dengan memanfaatkan material lokal; serta e-TROPIC untuk mahasiswa yang berminat melakukan pengamatan, penelitian dan pengembangan bidang biologi.

Dalam semua program, pengelola juga menawarkan pengenalan bahasa dan budaya Jawa sebagai pelengkap dan sekaligus ciri khas program yang diselenggarakan di Yogyakarta.| Penyusun: Partnership Affairs – UAJY| Siaran Press

 

back to top