Menu
Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Prev Next

Tri Sutrisno bersyukur masih bisa menyaksikan lulusan SMA Nusantara

Tri Sutrisno bersyukur masih bisa menyaksikan lulusan SMA Nusantara

Magelang-KoPi| Mantan wakil presiden era Soeharto, Jendral (purn) Tri Sutrisno memberikan wejangannya kepada siswa siswi SMA Taruna Magelang dan peserta seminar nasional 25 tahun Pendidikan SMA Taruna Nusantara Magelang, Rabu (12/8/2015).

Selaku pendiri sekolah bergengsi itu, Tri Sutrisno mengucapkan rasa syukurnya karena di hari senjanya masih bisa memperingati 25 tahun lahirnya SMA Taruna Nusantara. Selama 25 tahun berdirinya sekolah ini telah menghasilkan lulusan di angkatan bersenjata, baik darat, udara, laut maupun kepolisian. Dan banyak menghasilkan doktor-doktor di berbagai bidang.

"Saya bangga dan bersyukur bahwa buah yang telah ditanamnya 25 tahun itu kini telah panen," ujarnya.

Dalam kesempatan itu Tri Sutrisno juga menyentil mengenai hilangnya makna Pancasila di masa reformasi.

”Pancasila sekarang ini, dalam masa reformasi hanya diucapkan, hampir-hampir dilupakan. Bersyukur mentri pendidikan yang baru sekarang sudah mulai menggiatkan tradisi pembentukan karakter bangsa. “

Terakhir Tri Sutrisno secara seremonial membubuhkan tanda tangannya di buku peringatan 25 tahun SMA Taruna Nusantara Magelang yang berjudul “Pamong Pirikan”.

back to top