Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Tingkat kemiskinan di DIY menurun

tanah.

Jogja-KoPi|Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menngeluarkan laporan yang menyatakan jumlah penduduk miskin di Yogyakarta menurun.

Berdasarkan pencatatan BPS per 6 bulan pada September 2017, Jumlah penduduk miskin, yaitu penduduk yang konsumsinya berada di bawah garis kemiskinan, pada September 2017 di Daerah Istimewa Yogyakarta terdapat 466,33 ribu orang. Angka ini menurun dibandingkan jumlah penduduk miskin ditahun sebelumnya.

Bila dibandingkan dengan keadaan September 2016 yang jumlah penduduk miskinnya mencapai 488,83 ribu orang, maka selama satu tahun terjadi penurunan sebesar 22,5 ribu jiwa dalam rilisnya di awal tahun 2018.
BPS pun mencatat ingkat kemiskinan di D.I. Yogyakarta pada September 2017 sebesar 12,36% atau turun sebesar 0,66 poin selama setengah tahun di tahun 2017.

Terhitung garis kemiskinan di DIY pada September 2017 sebesar Rp 396.271 per kapita per bulannya. Sementara garis kemiskinan pada September 2016 sebesar Rp 360.169,- per kapita per bulan, atau garis kemiskinan mengalami kenaikan sekitar 10,02%.

Jika dibandingkan kondisi Maret 2017 yang sebesar Rp 374.009 per kapita per bulan maka dalam kurun waktu satu semester terjadi kenaikan sebesar 5,95 persen.

BPS juga menemukan peran komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan). Pada September 2017, sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan sebesar 71,32 %

Sementara Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) pada periode Maret - September 2017 juga mengalami penurunan.

Hal ini mengindikasikan bahwa rata-rata pengeluaran penduduk miskin cenderung mendekati dari garis kemiskinan dan ketimpangan pengeluaran antar penduduk miskin juga semakin menyempit.|Syidiq Syaiful Ardli

back to top