Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Prev Next

Tiga anak SD Kalinegoro Magelang hanyut di Sungai Progo

Tiga anak SD Kalinegoro Magelang hanyut di Sungai Progo

Magelang-KoPi|Tiga anak murid sekolah dasar (SD) berasal dari Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Magelang hanyut dan tenggelam saat berenang di Sungai Progo, Rabu (6/12) siang sekiranya pukul 14.00 WIB.

Satu anak diketahui bernama Ultan Arya Maheswara usia 11 Tahun bertempat tinggal di Jl. Nanas VII Perum Kalinegoro berhasil dievakuasi oleh tim Sar gabungan dalam kondisi meninggal. Sementara dua anak lainnya belum ditemukan hingga saat ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang dalam riis resminya menceritakan kronologis kejadian, awalnya lima anak SD sedang bermain di Sungai Progo. Dua anak bermain pasir di pinggir sungai dan tiga anak bermain air. Ketiga anak inilah yang kemudian hanyut.

"Satu anak sudah diketemukan dalam keadaan meninggal dan dibawa ke RSUD Muntilan untuk di otopsi, sedangkan kedua anak sedang dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," tulis BPBD.

BPBD Magelang pun memantau lokasi kejadian, kondisi sungai dalam keadaan tenang dan tidak terlalu deras. Sementara pencarian korban sudah dilakukan oleh Polri, BPBD , Tim SAR Gabungan dan Warga setempat sejak waktu kejadian. Pukul 18.00 Pencarian korban di hentikan dan dilanjutkan pemantauan / Penyisiran darat.

Sementara itu Badan Pencarian dan Pertolongan Daerah DIY (Basarnas DIY) sudah siap siaga jika kedua korban hanyut hingga ke aliran Sungai di wilayah Jogja. Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto pihaknya masih menunggu koordinasi dari Tim Sar dan BPBD wilayah Magelang.

"Basarnas jogja sudah koordinasi dengan Basarnas jateng karena wilayah TKM nya masuk di wilayah jateng. Apabila basarnas jateng membutuhkan personil,maka basarnas jogja siap meluncur membackup. Basarnas jogja siap turun tapi untuk sementara masih stand by di kantor untuk pemantauan,"pungkas Pipit saat dihubungi via chatting Whatsapp. |Syidiq Syaiful Ardli

back to top