Menu
Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkatan Kompetitifitas Produk Agrikultur

BKP: Indonesia Fokus Pada Peningkat…

Bantul-KoPI|Pada tahun 20...

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

UNIVERSITAS MENYAMBUT R.I KEEMPAT

Oleh Moh. Mudzakkir(Dosen...

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi Swasta Sumbangkan Kaum Intelektual di Jatim

Pakde Karwo : 2/3 Perguruan Tinggi …

Surabaya-KoPi| Sebanyak 2...

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar Banyak Terserang Ispa

Pengungsi Korban Gempa di Gumantar …

Lombok-KoPi| Sebanyak 30 ...

Prev Next

Tiga anak SD Kalinegoro Magelang hanyut di Sungai Progo

Tiga anak SD Kalinegoro Magelang hanyut di Sungai Progo

Magelang-KoPi|Tiga anak murid sekolah dasar (SD) berasal dari Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, Magelang hanyut dan tenggelam saat berenang di Sungai Progo, Rabu (6/12) siang sekiranya pukul 14.00 WIB.

Satu anak diketahui bernama Ultan Arya Maheswara usia 11 Tahun bertempat tinggal di Jl. Nanas VII Perum Kalinegoro berhasil dievakuasi oleh tim Sar gabungan dalam kondisi meninggal. Sementara dua anak lainnya belum ditemukan hingga saat ini.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Magelang dalam riis resminya menceritakan kronologis kejadian, awalnya lima anak SD sedang bermain di Sungai Progo. Dua anak bermain pasir di pinggir sungai dan tiga anak bermain air. Ketiga anak inilah yang kemudian hanyut.

"Satu anak sudah diketemukan dalam keadaan meninggal dan dibawa ke RSUD Muntilan untuk di otopsi, sedangkan kedua anak sedang dalam pencarian oleh tim SAR gabungan," tulis BPBD.

BPBD Magelang pun memantau lokasi kejadian, kondisi sungai dalam keadaan tenang dan tidak terlalu deras. Sementara pencarian korban sudah dilakukan oleh Polri, BPBD , Tim SAR Gabungan dan Warga setempat sejak waktu kejadian. Pukul 18.00 Pencarian korban di hentikan dan dilanjutkan pemantauan / Penyisiran darat.

Sementara itu Badan Pencarian dan Pertolongan Daerah DIY (Basarnas DIY) sudah siap siaga jika kedua korban hanyut hingga ke aliran Sungai di wilayah Jogja. Humas Basarnas DIY, Pipit Eriyanto pihaknya masih menunggu koordinasi dari Tim Sar dan BPBD wilayah Magelang.

"Basarnas jogja sudah koordinasi dengan Basarnas jateng karena wilayah TKM nya masuk di wilayah jateng. Apabila basarnas jateng membutuhkan personil,maka basarnas jogja siap meluncur membackup. Basarnas jogja siap turun tapi untuk sementara masih stand by di kantor untuk pemantauan,"pungkas Pipit saat dihubungi via chatting Whatsapp. |Syidiq Syaiful Ardli

back to top