Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Tenaga Kependidikan UGM tuntut tunjangan kinerja

Tenaga Kependidikan UGM tuntut tunjangan kinerja

Jogja-KoPi| Tenaga Kependidikan UGM menggelar doa bersama di depan bundaran UGM berharap pimpinan Universitas serius dalam mencairkan tunjungan kinerja bulan Juli 2014 sampai Desember 2015, Jumat (15/4).

Tenaga Kependidikan UGM sebelumnya telah melakukan aksi demonstrasi di kantor Rektorat pada tanggal 2 Maret Dan 22 Maret 2016. Namun, pimpinan Universitas selalu mengatakan akan berusaha keras untuk memenuhi tuntutan dari tenaga pendidik UGM.

"Sudah lebih dari satu bulan dan tidak ada tanda keseriusan dari pimpinan Universitas. Kami hanya ingin pihak Universitas memberikan kepastian kapan tunjungan kami turun, kami butuh keseriusan pihak Universitas," ungkap Woroharjo, koordinator lapangan doa bersama.

Tunjangan kinerja adalah hak tenaga kependidikan PNS non-dosen yang harus diberikan kepada tenaga pendidik. Namun, tenaga pendidik UGM tidak mendapatkan haknya dari bulan Juli 2014 hingga munculnya Pepres 138 tahun 2015 pasal 3 ayat 1 huruf (h) yang menyatakan bahwa Tenaga Kependidikan PTNBH tidak mendapatkan tunjungan kinerja terhitung dari Pepres ini disahkan. Menurut, Woroharjo Pepres 138 tahun 2015 pasal 3 ayat 1 huruf (h) sendiri disahkan pada tanggal 16 Desember 2015 dan ditandatangani pada tanggal 14 Desember 2015.

"Yang kami tutut adalah tunjungan kinerja pra pepres 138 yaitu dari bulan Juli 2014 sampai Desember 2015," papar Wiroharjo.

Padahal, sesuai dengan Surat Menteri Keuangan No: S.45/MK 02/2016 tertanggal 29 Januari 2016 tertulis bahwa penyelesaian untuk tunjungan dan insentif kinerja memanfaatkan penerimaan PTNBH atau DIPA Kemenristek Dikti TA 2016.

"Tapi hingga saat ini belum ada pencairan, artinya tidak ada niat baik dari pimpinan Universitas untuk mensejahterakan tenaga kependidikannya, dan apabila hingga tanggal 2 Mei 2016 pimpinan universitas tidak merealisasikan tuntutan ini maka kami akan mogok kerja," papar Woroharjo. 

back to top