Menu
Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Pakde Karwo: Antara Operator dan Regulator Transportasi Tidak Bisa Dipisahkan

Pakde Karwo: Antara Operator dan Re…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres dan Cawapres

Nertalitas TNI dalam Pemilu Capres …

Lembah Tidar-KoPi| Senin ...

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu melaksanakan Out Bound

Reuni Adem Akabri '86, Ibu ibu mela…

Lembah Tidar-KoPi| Minggu...

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program Kampus Sehat dan Bebas Asap Rokok

Teknik Mesin SV UGM Dukung Program …

Jogja-KoPi| Departemen Te...

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalitas Kayu

Teknologi RFID Bantu Lacak Legalita…

Bantul-KoPi| Tim Pengabdi...

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen Air Hujan

Pakar UGM Ajak Masyarakat Memanen A…

Jogja-KoPi| Pakar Hidrolo...

Prev Next

Sosialisasi Sistem SPAN dan Mass Debet BRI AKMIL

Sosialisasi Sistem SPAN dan Mass Debet BRI AKMIL

Magelang-KoPi| Sebanyak 1143 organik Akmil, baik militer maupun PNS mengikuti "Sosialisasi metode pembayaran gaji dengan sistem SPAN (Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara) dan fasilitas Mass debet BRI" di gedung Lily Rochli Akademi Militer, Rabu (27/1).

Acara ini dibuka Dirbinlem Akmil, Kolonel Inf Wisnu PB yang sekaligus membacakan amanat Gubernur Akmil, Mayjen TNI Hartomo dan dihadiri oleh pejabat distribusi dan wakil pimpinan BRI Cabang Magelang beserta staf.

Dalam arahannya, Gubernur Akmil menyampaikan bahwa sistem pembayaran gaji dengan sistem SPAN ini merupakan kebijakan baru agar dapat dimengerti oleh seluruh organik Akmil. Sistem SPAN ini akan diberlakukan, khususnya di Akmil mulai bulan Maret 2016 dengan alur dimulai dari Satuan Kerja/satker, input data sampai Bank terkoneksi.

Adapun tujuan dari metode SPAN adalah dalam rangka mewujudkan penyempurnaan keuangan dan anggaran pemerintah serta terlayaninya publik secara effisien. Sistem SPAN ini memiliki kelebihan, yaitu terintegrasinya data dari berbagai kebutuhan hanya dengan satu entry saja dan perbedaannya adalah sistem "baru" gaji masuk rekening secara utuh, setelah itu dipotong debet oleh juru bayar sedangkan sistem lama gaji masuk rekening setelah dipotong kewajiban hutang/pinjaman.

Dengan demikian maka dengan sistem SPAN ini, pengambilan gaji harus menunggu proses selama kurang lebih 2-3 jam, baru bisa diambil. Selanjutnya sistem pemotongan gaji dilakukan dengan fasilitas "Mass Debet" atau debet massal, dimana para juru bayar diberi waktu H-1 untuk penyelesaian kewajiban/pinjaman. Pihak BRI mengingatkan agar buku tabungan disimpan dengan baik dan jangan sampai hilang dan apabila hilang segera lapor dan akan diganti "butab" baru dengan nomor rekening baru.

Untuk layanan nasabah bisa menghubungi nomor Customer Service 14017 dengan beaya lokal serta diingatkan jangan menghubungi nomor yang ada di ATM. Diakhir acara, Dirbinlem mengajak agar organik Akmil dapat memahami perubahan sistem pembayaran gaji sistem SPAN dalam rangka penyempurnaan keuangan dan anggaran negara yang lebih baik, akuntabel dan menghindari bentuk penyelewengan.

back to top