Menu
Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu Evakuasi Korban Bencana di Sulteng

Brimob Polri Bahu Membahu Membantu …

Sulawesi Tengah-KoPi|&nbs...

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar Tiban karya Anne Avantie

Fatma Saifullah Yusuf Kagumi Pasar …

Surabaya-KoPi| Ketua Umum...

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi dalam Tantangan Kemajuan Ekonomi Digital

Pacu Generasi Muda Ciptakan Inovasi…

Jogja-KoPi| Fakultas Ekon...

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mulai Makan Korban

Awas, Hati-Hati, Kredit Online Mula…

Jogja-KoPi| Lembaga Konsu...

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Thailand

Dosen Muda UMY Ukir Prestasi di Tha…

Bantul-KoPi| Universitas ...

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo Serukan Damai dan Berbudaya di Ranah Maya

Diskusi Netizen Jogja: Menkominfo S…

Jogja-KoPi|  – Selas...

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Politik Bahas Perkembangan Politik Nasional

Fisipol UGM Kumpulkan Para Pakar Po…

Jogja-KoPi| Fakultas Ilmu...

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Berikan …

Jogja-KoPi| Setelah sukse...

Doa bersama Memperingati Hari Kesaktian Pancasila di Masjid Al-Jihad Akmil Magelang

Doa bersama Memperingati Hari Kesak…

KoPi-Lembah Tidar. Minggu...

Prev Next

SMAN I Mertoyudan pelatihan Bela Negara di AKMIL

SMAN I Mertoyudan pelatihan Bela Negara di AKMIL

Magelang-KoPi| Siswa – siswi SMA N I Mertoyudan yang berjumlah 271 orang , terdiri dari putra 126 dan putri 145 orang, selama dua hari para siswa dan siswi mengikuti pelatihan Bela Negara di lembah tidar Akmil.

Pelaksanaan upacara pembukan di lapangan Departeman Jasmani Militer Akmil, dalam kegiatan tersebut bertindak sebagai irup wakil Direktur Pembinaan Lembaga Kolonel Arm Alvis Anwar, turut hadir pula dalam kesempatan itu ketua panitia dari SMA N Mertoyudan bp Drs Hamid Anwari, para guru SMA negeri I Mertoyudan dan pelatih – pelatih Akmil (Kamis/07/01).

Pelatihan Bela Negara kali ini materi yang diberikan kepada siswa dan siswi meliputi wawasan kebangsaan, peraturan baris berbaris, team work, lagu – lagu kebangsaan dan naik gunung Tidar.

Hal ini dimaksudkan untuk membangun dan membentuk sikap dan perilaku yang disiplin, cinta tanah air, kerja sama antar siswa/siswi (jiwa korsa) dan bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri maupun kepada kawannya, nasionalisme dan patriotisme sangat ditekankan kepada peserta didik dalam upaya menghantar mereka ke jenjang pendidikan lebih tinggi, bahkan sampai menuju cita-cita, dengan tetap membanggakan bangsa dan Negara Indonesia.

Setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam urusan membela negara, karena bela negara sudah diatur dalam UUD Negara Kesatuan Republik Indonesia Tahun 1945 pasal 30 dan dalam UU No 3 tahun 2002 pasal 9 tentang pertahanan negara.

Aturan itu dijelaskan bahwa keikutsertaan warga negara (termasuk pelajar), dalam upaya bela negara antara lain diselenggarakan melalui Pendidikan Kewarganegaraan dan Pendidikan Bela Negara.

Generasi penerus bangsa harus dibekali ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya, dalam disiplin dan ilmu pengetahuan yang mereka tekuni. Melalui Pendidikan Bela Negara di SMP atau SMA, akan meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, bangsa dan negara.

back to top