Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Siapa tak terhanyaut di alunan merdu nan syahdu ini ?

Siapa tak terhanyaut di alunan merdu nan syahdu ini ?

Surabaya-KoPi| Sontak keriuhan berubah menjadi syahdu yang menari-nari lembut. Hampir setiap mata memandang, hampir setiap telinga tersentuh keindahan. Alunan mengabarkan suara-suara alam, dalam susunan nada-nada jelita. Inilah alunan musik Kolintang.

Fatma Saifullah Yusuf bersama para perempuan Jawa Timur melakukan semacam gerakan Kolintang sebagai alat musik asli nusantara. Salah satu gerakan itu Fatma dan BKOW (Badan Kerjasama Organisasi Wanita) Provinsi Jawa Timur menyelenggarakan lomba musik Kolintang.

Lomba musik Kolintang berlangsung pada hari Minggu (23/4/16) di Grand City, Surabaya. Ada 14 kelompok dari organisasi -organisasi wanita anggota BKOW, perwakilan instansi pemerintah dan swasta. 

"Musik Kolintang merupakan identitas keindonesiaan. Sifat lembut, alami dan suara menyentuh menggambarkan sisi terdalam budaya Indonesia. Lomba ini adalah satu dari sekian proses yang kita lakukan agar musik asli nusantara ini terjaga."

Menjaga musik Kolintang sama artinya menjaga budaya adiluhung Indonesia. Fatma berkomitmen memperjuangkan Kolintang sebagai warisan dunia yang diakui oleh UNESCO atau lembaga pendidikan dan kebudayaan dunia.

Dewan Juri antara lain Arif (Itamaraya), Bambang Supriyanto (STKW Surabaya) dan Doni (instruktuf musik kolintang) terlihat puas dan cukup kesulitan menentukan mana yang terbaik. Hal ini tidak lepas dari penampilan para peserta yang menjiwai dan terlatih baik.

Keputusan dewan juri akhirnya menyatakan bahwa Juara I diperoleh Gabungan Organisasi Wanita Kabupaten Ngawi, Juara II diberikan kepada Armatim, dan Juara III dari kelompok Bhayangkara Polda Jatim. Sedangkan juaran harapan I diraih Persatuan Isteri Petrokimia Gresik, Harapan II Disbudpar, dan Harapan III dimenangkan oleh Yala Senastri Kobangdikal. |Labibah|

back to top