Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Serikat Buruh meminta DPRD selesaikan permasalahan buruh DIY

Serikat Buruh meminta DPRD selesaikan permasalahan buruh DIY
Jogja-Kopi| Aliansi Buruh Yogyakarta bersama Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) DIY menggelar audiensi dengan DPRD DIY,di Gedung DPRD DIY (31/5).
 
KSPSI sendiri meminta kepada DPRD DIY untuk menyelesaikan tiga permasalahan utama buruh saat ini. 
 
Pertama berkaitan dengan upah minimum buruh DIY yang rendah, kedua harga tanah dan rumah yang mahal,dan pengawasan pelaksanaan perundang-perundangan ketenagakerjaan.
 
"Problem ketenagakerjaan di DIY inilah yang perlu ditangani pemerintah,"kata Sekje KSPSi Kirnadi.
 
Kirnadi selain melihat fenomena UMP DIY merupakan terendah seindonesia,Pihaknya juga melihat harga tanah dan rumah di DIY semakin mahal.Dia pun melanjutkan hal ini menumbuhkan kekhawatiran pihaknya yang dapat mengubah buruh menjadi Tunawisma.
 
"Hal ini yang ditakutkankan buruh jika pemda tidak memiliki solusi untuk memberikan rumah atau perumahan yang murah dan layak,"lanjutnya.
 
Pihaknya juga menekankan perlu ada pengawasan lebih pada pelaksanaan perundang-undangan (UU) yang mengatur ketenagakerjaan. Pasalnya dia merasakan pelaksanaan per UU ini masih bolong dan masih banyak temuan pelanggaran yang dilakukan pengusaha. 
 
"permasalahan pengusaha yang melanggar ini juga belum ditegakkan oleh pemda DIY,"terangnya.
 
Sementara itu dari DPRD,Wakil DPRD DIY Darmasetiawan  menitik beratkan penyelesaia permasalahan perumahan untuk buruh. Dia pun berencana memasukkan agenda ini pada rapat agar kedepannya bisa dibicarakan lebih lanjut lewat pihak-pihak terkait.
 
"Nantinya Buruh bersama BPJS akan kita ajak dan diskusi kan bersama  dengan developer yang memiliki pemikiran yang progresif untuk membuat perumahan bagi kalangan bawah,"kata Darmasetiawan.
 
Terlepas dari rencana pembangunan perumahan buruh ,Darmasetiawan juga menambahkan DPRD memiliki konsen untuk membuat perumahan bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai. 
 
Hal ini drencanakan dengan pertimbangan demi pertumbuhan ekonomi,lingkungan dan kesejahteraan masyarakat DIY di masa depan.|Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top