Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Seratus personil TNI Angkatan Laut ikuti tes urin

Seratus personil TNI Angkatan Laut ikuti tes urin

Jogja-KoPi| Seratus personel TNI angkatan Laut Yogyakarta yang mengikuti tes urin yang diadakan oleh Pangkalan Angkalatan Laut Yogyakarta bekerjasama dengan BNN pusat kota Yogyakarta, Senin (11/4).

Tes urin ini merupakan bentuk dukungan TNI Angkatan Laut Yogyakarta kepada negara dalam perang melawan narkoba. "Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap perang melawan narkoba. Negara kita telah terkena wabah narkoba," jelas Kolonel Laut Kartoli, Ketua satuan Palaksa Yogyakarta.

Selain mendukung perang terhadap narkoba, tes urin ini juga sebagai bukti bahwa anggota TNI Al bebas dari narkoba. "Pengecekan ini untuk menyakinkan bahwa personil kami bebas dari narkoba dan jauh dari narkoba", papar Kartoli.

Pemeriksaan tes urin yang pertama ini diikuti oleh 100 anggota TNI AL dari 230 seluruh anggota TNI AL secara acak dan mendadak. Menurut Kartoli, tes yang mendadak dan acak ini bertujuan agar tes benar-benar asli, dan tidak ada permainan di dalamnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNNP DIY, Aris Subagya mengatakan bahwa pemeriksaan kali ini dilakukan untuk mengurangi prevalensi di wilayah DIY yang telah masuk peringkat ke-8 nasional dalam kasus penyalahgunaan narkoba.

Namun sayangnya, hasil tes urin ini baru dapat diketahui seminggu setelah tes. " Kami belum bisa menyampaikan hasil pemeriksaan kali ini karena permintaan Lanal", tambahnya.

 

back to top