Menu
Mendesa RI bersama Rektor UGM melepas 5.992 Peserta KKN PPM 2018 ke 34 Provinsi.

Mendesa RI bersama Rektor UGM melep…

 Sleman-KoPi| Rektor UG...

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Prev Next

Sepotong cerita dari “Si Jemblung” Banjarnegara

Sepotong cerita dari “Si Jemblung” Banjarnegara

Banjarnegara-KoPi-Empat hari sudah berlalu pasca longsor “Si Jemblung” Banjarnegara, Jawa Tengah. Semua tim gabungan berjumlah 1.300 orang yang terdiri dari berbagai element masyarakat berusaha semaksimal mungkin mencari korban yang tertimbun gundukan tanah liat.

Semua korban selamat dan warga sekitar bencana juga sudah diungsikan ke tempat yang aman. Merekapun mendapatkan bantuan penuh dari berbagai pihak. Pencarian korban bencana yang diperkirakan menelan lebih dari 108 orang itu tak kunjung selesai-selesai. Luasnya medan yang hampir 5 ha, kontur tanah berlumpur, dan cuaca yang kurang bersahabat menjadi penghambat jalannya evakuasi korban.

Berbagai alat berat dan peralatan manual seperti cangkul dan skop juga telah disediakan. Kemungkinan 100% korban meninggal di temukan sangatlah kecil, mengingat tingginya tanah yang mencapai 8 m menutup pemukiman warga yang tertimbun.

Sejauh ini korban meninggal yang berhasil di temukan sebanyak 64 orang dan terhitung sekitar 1.800 pengungsi di sepuluh titik pengungsian yang disediakan pemerintah. Pemerintah daerah maupun pusat telah memberikan tanggap cepat darurat dalam mengatasi masalah bencana tersebut.

Berikut adalah upaya Pemerintah, antara lain: evakuasi korban meninggal maupun selamat, pengidentifikasian korban, pemakaman, bantuan logistik, obat-obatan, MCK, bantuan BBM, dan pembukaan jalur antar kabupaten Banjarnegara-Pekalongan.

Dalam kesempatan liputan yang dilakukan KoranOpini.com pada Minggu (14/12) di Dusun Jemblung, Desa Sampang, Banjarnegara, berhasil mengabadikan beberapa foto sebagai gambaran suasana pasca tanah longsor.|Irfan Ridlowi|

 

 

 

back to top