Menu
Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR Hemas Tekankan Penggunaan Teknologi dengan Bijak

Jadi Pembicara Seminar di UAJY, GKR…

Jogj-KoPi| Universitas At...

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabatan Bagi 2.065 CPNS 2018

Pemprov Jatim Siapkan Formasi Jabat…

Surabaya-KoPi| Pemerintah...

UGM dan Twente University Teliti Kandungan Panas Bumi di Bajawa NTT

UGM dan Twente University Teliti Ka…

Flores-KoPi| Peneliti UGM...

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V Pajero Indonesia ONE di Surabaya

Kopi Darat Nasional (KopdarNas) V P…

Surabaya-KoPi| Dalam rang...

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswedan Tekankan Nilai Integritas

Jadi Pembicara di UAJY, Novel Baswe…

Jogja-KoPi| Fakultas Huku...

Prev Next

Sekolah Kota Yogyakarta bersikukuh ikuti kebijakan Mendikbud pertahankan FDS.

Sekolah Kota Yogyakarta bersikukuh ikuti kebijakan Mendikbud pertahankan FDS.
Jogja-KoPi|Berdasarkan keterangan Pemkot Yogyakarta, Seluruh sekolah SD dan SMP di Kota Yogyakarta sudah melaksanakan lima hari sekolah atau Full Day School (FDS)sejak tahun ajaran baru 2017-2018 dimula sejak 2 Bulan yang lalu.
 
Hal tersebut dikonfirmasi langsung oleh Walikota Yogyakarta ,Haryadi Suyuti. Ia pun menuturkan pihaknya tidak menekan sekolah untuk mengikuti kebijakan FDS dari Menteri Pendidikan Kebudayaan (Mendikbud)
 
"Kami membebaskan ke sekolah apakah mau lima hari  atau enam hari silahkan. Kalau bagus (efek pelaksanaan lima hari sekolah) ya dilanjutkan saja," ujar Haryadi di Yogyakarta,Jumat (8/9).
 
Selama ini ,ia menimpali bahwa pelaksanaan lima hari sekolah di SMP dan SD Kota Yogyakarta sudah berjalan dengan baik dan belum ada aduan buruknya  kebijakan FDS di wilayah Kota Yogyakarta.
 
Terlepas dari itu ,Presiden Jokowi sendiri sudah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) tanpa perlu mengaitkan kewajiban lima hari sekolah. Perpres ini sudah diterbitkan beberapa waktu lalu. 
 
Merespon hal ini, Haryadi Suyuti pun memberi kebebasan sekolah untuk memilih apakah tetap melanjutkan lima hari sekolah atau kembali ke enam hari sekolah.
 
Terkait pada,Perpres ini,Presiden Jokowi menandatangani Perpres Nomor 87 Tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Perpres tersebut langsung mengubah kewajiban lima hari sekolah secara sistematis.
 
Kebijakan lima hari sekolah pun dituntut untuk mempertimbangkan beberapa aspek. Antara lain kecukupan pendidik, ketersediaan sarana prasarana, kearifan lokal, pendapat tokoh masyarakat dan atau tokoh agama di luar komite sekolah atau madrasah.
 
Perpres juga berbunyi ketentuan hari sekolah diserahkan pada masing-masing satuan pendidikan bersama-sama dengan komite sekolah atau madrasah. Hal ini termaktub dalam perpres. |Syidiq Syaiful Ardli
 
back to top