Menu
Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran Soprema 2018

Inkubasi Tahap 1 Resmi Buka Gelaran…

Jogja-KoPi| Kegiatan Inku...

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY Adakan Lomba Jemparingan

Lestarikan Budaya Tradisional, UAJY…

Jogja-KoPi| Universitas A...

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​Web-Professional Berikan Solusi​ Online​ untuk UKM

Niagahoster Devcussion 2.0 Dorong ​…

Yogyakarta, 25 September ...

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo Ingatkan Dua Fungsi Sekda

Lantik Heru Tjahjono, Pakde Karwo I…

Surabaya-KoPi| Sesuai UU ...

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi Paham Radikal

Kepa BNPT Ajak Mahasiswa UGM Jauhi …

 JogjaKoPi| Kepala B...

Bupati dan Walikota Harus Mengacu dengan Visi Misi Presiden

Bupati dan Walikota Harus Mengacu d…

Surabaya-KoPi| Bupati dan...

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis Soprema 2018 untuk Sociopreneur Muda dari 16 Provinsi Indonesia

FISIPOL UGM Gelar Inkubasi Bisnis S…

Jogja-KoPi| Rangkaian gel...

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi Bisa Dilatih

Kreatifitas Itu Bukan Bawaan, Tapi …

Jogja-KoPi| Pakar Manajem...

Raih Doktor Usai Meneliti Transformasi Budaya Organisasi Perguruan Tinggi

Raih Doktor Usai Meneliti Transform…

Jogja-KoPi| Transformasi ...

Prev Next

Sekdaprov Jatim Resmikan Pondok Pesantren Kota Alif Laam Mim

Sekdaprov Jatim Resmikan Pondok Pesantren Kota Alif Laam Mim
Surabaya-KoPi| Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Dr. H. Akhmad Sukardi meresmikan  Pondok Pesantren Kota Alif Laam Mim di Kebonsari Baru Selatan Rabu (20/9). Pondok Pesantren Kota tersebut merupakan sebuah Ponpes modern yang ada di Surabaya dengan mengedepankan pembelajaran ilmu Al-Quran.
 
Menurutnya, pemaknaan nama pondok sangat unik dan memiliki makna yang sangat besar yakni Alif Laam Mim. Alif Laam Mim jika diartikan sangatlah lengkap yang ada disetiap bacaan Al Quran.
 
 “Ponpes ini sangatlah besar makna di dalamnya. Semoga pondok ini dapat memberikan ilmu pengetahuan dan agama yang positif,” ujarnya.   
 
Ia mengatakan, berkembangnya dunia pendidikan juga memberi kontribusi besar terhadap perkembangan sebuah ponpes. Ponpes memberikan dan mengajarkan santrinya agar lebih siap secara ilmu dan agama, komprehensif, holistik, akademik. Pendidikan di Ponpes juga mengajarkan pendidikan formal dan non formal dengan di dukung oleh tenaga pengajar atau kiai dan ulama besar. 
 
Menurutnya, ilmu di ponpes mengajarkan setiap santri untuk dapat tumbuh secara mandiri hingga menghargai pluralisme. Santri santri diajarkan untuk saling menghargai pada saat menempuh pendidikan ilmu agama di asrama. 
 
Saat ini, lulusan ponpes banyak memiliki keahlian serta kecerdasan intelektualitas yang di dukung oleh kemampuan bahasa yang baik. "Saya doakan, santri harus terampil tidak hanya menjadi kiai dan ulama saja tapi bisa memiliki keterampilan," tegasnya. 
 
Sekdaprov Jatim meminta kepada lulusan ponpes tidak hanya menjadi guru atau ustadz ustadzah saja. Melainkan dapat mengisi posisi di berbagai bidang ilmu dan pekerjaan yang ada.
 
Guna mendorong lulusan ponpes menjadi seorang yang unggul, Pemprov Jatim  menyiapkan tenaga terampil melalui peningkatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Bahkan, Pak Gubernur berkomitmen penerapan SMK sebanyak 70 % berbanding 30 % SMA. "Santri santri disini adalah calon penghuni surga. Saya berharap, santri santri disini tidak hanya belajar ilmu agama semata melainkan memiliki keterampilan yang positif," tegasnya. 
 
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan Phd mengapresiasi Pondok Pesantren Kota yang sangat indah dan bersih. Bahkan, anies meminta pengurus dan pengasuh ponpes untuk mampu mengelola pondok dengan ikhlas.
 
Anies berharap, agar ponpes kota ini dapat menjadi pesantren yang dapat menghadirkan kesejukan bagi ummat. “Semoga pondok ini dapat berperan seperti kota yang beradab seperti di Madinah.
 
 Semoga pondok pesantren ini dapat kokoh seperti pilar pilar kota yang ada di Madinah sehingga menjadi bagian dari masyarakat muslim di dunia," tegasnya. 
 
Di kesempatan yang sama, Pengasuh Ponpes Kota Alif Laam Mim KH. Ahmad Imam Mawardi mengatakan, Ponpes ini dibangun sejak 3 tahun yang lalu dan terus di optimalkan pembangunannya. 
 
Ponpes ini memiliki nama Alif Laam Mim yang merupakan kekuatan Allah, Jibril, Muhammad SAW dan Al Qur’an. 
 
"Ini artinya, Al Quran yang diturunkan oleh Allah melalui Malaikat Jibril kemudian diberikan kepada ummat Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Semoga keberadaan Pondok pesantren ini memberikan terhadap kemajuan ummat khususnya bagi pecinta AlQuran,” pungkasnya. (Humas Pemprov Nif)
Surabaya, 20 September 2017 
KEPALA BIRO HUMAS DAN PROTOKOL
Drs. Benny Sampirwanto, M.Si.
NIP. 19650718 199003 1 005
 
back to top