Menu
Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah Kejuruan Industri

Kemenperin ajak siswa masuk Sekolah…

Jogja-KoPi|Kementerian ...

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari Komunikasi Interpersonal

Mahasiswa Sistem Informasi Pelajari…

Sleman-KoPi| Lulusan dari...

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untuk patroli di tutup tahun 2017

Polisi Yogyakarta gunakan kuda untu…

Jogja-KoPi|Kepolisian R...

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald Trump sebagai orang gila

Buya Syafi'i Ma'arif sebut Donald T…

Sleman-KoPi| Buya Ahmad...

Taiwan Higher Education Fair UMY tawarkan beasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi Taiwan

Taiwan Higher Education Fair UMY ta…

Bantul-KoPi Universitas...

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota ciptakan Skema Pembiayaan Terintegrasi

Sekdaprov Jatim ajak Kab/Kota cipta…

Surabaya-KoPi| Sekdapro...

Mendikbub belum berlakukan UN model esai

Mendikbub belum berlakukan UN model…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Muhammadiyah menyatakan sikap terkait bencana lingkungan

Muhammadiyah menyatakan sikap terka…

Bantul-KoPi| Majelis Li...

Mendikbud meresmikan Museum dan Galeri Tino Sidin

Mendikbud meresmikan Museum dan Gal…

Jogja-KoPi|Menteri Pend...

Para orangtua harus pahami kebutuhan anak difabel

Para orangtua harus pahami kebutuha…

Bantul-KoPi|Pola asuh ana...

Prev Next

Sekdaprov Jatim: Parpol Berperan Siapkan Calon Pemimpin yang Kuat dan Berintegritas

Sekdaprov Jatim: Parpol Berperan Siapkan Calon Pemimpin yang Kuat dan Berintegritas

Surabaya-KoPi| Partai politik memiliki peran besar untuk mempersiapkan calon pemimpin yang kuat dan berintegritas, sebagai bagian dari infrastruktur politik. Dengan dipersiapkannya calon pemimpin yang kuat dan berintegritas bisa mendukung tujuan pembangunan nasional untuk menciptakan kesejahteraan rakyat, serta melaksanakan pendidikan politik kepada masyarakat dan pengembangan demokrasi.

Hal tersebut disampaikan Sekdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM saat membuka Kelas Politik Cerdas Berintegritas Kelas Madya 2017 - Provinsi Jawa Timur "Program Dukungan Pembentukan Integritas Bagi Masyarakat Politik" di Kantor Badan Diklat Prov. Jatim Jl Balongsari Tama Surabaya, Senin (2/10) pagi.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang bisa dilakukan parpol yakni mengadakan kelas politik cerdas berintegritas bagi fungsionaris partai politik di Jatim. Langkah ini mendukung peningkatan kualitas dan pengembangan infrastruktur politik.

Bagi para calon pemimpin dari organisasi Badan Eksekutif Mahasisw (BEM) maupun kalangan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), lanjut Sukardi, kelas politik cerdas berintegritas menjadi investasi jangka panjang dan diharapkan dapat ditularkan dan ditindaklanjuti. Harapannya di masa yang akan datang dapat dihasilkan pemimpin yang memiliki integritas dan komitmen untuk membangun kesejahteraan sosial.

"Kegiatan Siswa SMA harapannya bisa memegang jabatan penting di negara ini. Begitu juga BEM dari beberapa perguruan tinggi bisa ikut berperan dalam membangun masa depan bangsa lebih baik," ujar Sekdaprov Jatim.

Untuk itu, ia mengapresiasi kegiatan Kelas Politik Cerdas Berintegritas yang dilaksanakan oleh KPK RI dan Satu Nama. Melalui kegiatan ini bisa memberikan pembelajaran untuk mempunyai hal-hal yang positif dalam perpolitikan. Seperti parpol yang juga menjadi sasaran peserta bisa memilih pemimpin yang punya integritas dan komitmen untuk menyejahterakan masyarakat.

Politik Cerdas Berintegritas, Sebuah Proses Jangka Panjang

Dalam sambutan pembukaan, Akhmad Sukardi menjelaskan, politik cerdas berintegritas adalah sebuah proses jangka panjang yang harus dilaksanakan secara konsisten kepada seluruh parpol, generasi muda, dan masyarakat.

Lebih lanjut disampaikannya, upaya dalam membangun politik cerdas berintegritas dapat dilakukan dengan berbagai upaya seperti membangun paradigma masyarakat tentang adanya korelasi yang signifikan antara kualitas pemimpin berintegritas yang dipilih terhadap pembangunan dan pemerintahan, memanfaatkan media elektroknik, media cetak dan media sosial untuk mengampanyekan politik cerdas masyarakat umum. Selain itu juga meningkatkan partisipasi dalam forum perkumpulan masyarakat untuk bertemu dan mendiskusikan tentang politik cerdas berintegritas.

"Dengan melakukan cara-cara itu dan diimbangi dengan pendidikan politik diharapkan dapat memperbaiki kualitas demokrasi di Indonesia," imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK RI Sujarnako mengatakan, tahun ini kelas cerdas politik cerdas berintegritas dilaksanakan pada 9 provinsi dengan diperluas pesertanya. Jika tahun lalu hanya melibatkan aktivis SMA dan mahasiswa, maka tahun ini anggota partai politik diundang untuk ikut kegiatan tersebut.

"Anggota parpol memegang rule yang sangat penting dalam memilih pejabat. Bahkan pejabat yang diangkat juga dipengaruhi oleh parpol. Sehingga kita harus berkomitmen sampai kapanpun untuk memperkuat parpol," pungkasnya. (Humaspemprov Jatim/Gd)

back to top