Menu
RUU Permusikan dan Kebrutalan Spirit Kapitalisme

RUU Permusikan dan Kebrutalan Spiri…

Anang Hermansyah, anggota...

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Perda Trantibmumlinmas

Gubernur dan DPRD Jatim Setujui Per…

Surabaya-KoPi| Gubernur J...

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Indonesia Kian Hari Kian Memprihatinkan

Dosen Ekonomi UMY Sebut Ekonomi Ind…

Bantul-KoPi| Di dalam eko...

Masih Banyak Kekeliruan Informasi Dalam Sikapi Bencana

Masih Banyak Kekeliruan Informasi D…

Bantul-KoPi| Bencana alam...

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang Olahraga ke UGM

Kemenpora Serahkan Hibah Gelanggang…

Jogja-KoPi| Kementerian P...

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan Baru

FKH UGM Luluskan 172 Dokter Hewan B…

Jogja-KoPi| Fakultas Kedo...

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Bekas Untuk Tingkatkan Mutu Jalan Rel Kereta Api di Indonesia

Inovasi Gabungan Aspal dan Karet Be…

Bantul-KoPi| Mengacu dari...

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancangan Mahasiswa UGM Raih Penghargaan di Seoul

Sepatu untuk Pasien Lumpuh Rancanga…

Jogja-KoPi| Sepatu buatan...

Konsekuensi Pembangunan Infrastruktur

Konsekuensi Pembangunan Infrastrukt…

Oleh: Novri Susan (Sosiol...

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku Pembancokan

Polresta Yogyakarta Bekuk 2 Pelaku …

Jogja-KoPi| Sat Reskrim P...

Prev Next

Rumah sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Rumah sakit UGM  akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Sleman-KoPi|Rumah Sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019, setelah di tahun 2016 melayani pasien BPJS sebanyak 67% dan pasien umum 33%.

Menurut Direktur RS UGM, Prof. dr Arif Faisal, RS UGM sebagai rumah sakit pemerintah diperkirakan menerima pasien BPJS sampai 100% di tahun 2019.

Pasalnya, pasien pengguna BPJS di RS UGM selalu meningkat tiap waktu.  Arif mengatakan di tahun 2016, RS UGM melayani pasien BPJS sampai 67% dan pasien umum 33%.

Dia menambahkan RS UGM sangat mengikuti program BPJS yang diarahkan oleh pemerintah, sehingga terus mengembangkan layanan dan fasilitas rumah sakit kepada masyarakat.

"Kita sebagai rumah sakit pemerintah harus menerima pasien BPJS, disamping itu kita juga perlu mengembangkan fasilitas untuk pelayanan pasien BPJS”,  tambahnya saat diwawancarai  di RS UGM, Jumat (28/4).

Pengembangan layanan dari RS UGM ini seperti pengadaan alat kesehatan berupa mesin rontgen gigi. Pihaknya sendiri menekankan RS UGM tidak akan membeda-bedakan pelayanan pasien BPJS dan umum, khususnya dalam pelayanan penggunaan mesin rotgen.

Dia menjelaskan dengan hadirnya mesin ini maka pasien BPJS tidak perlu lagi melakukan rontgen di luar RS UGM.

"Sebelumnya kita mengalami kendala  jika ada pasien BPJS yang membutuhkan rontgen harus keluar dari RS UGM”, jelasnya.

Arif berharap dengan adanya penambahan alat, pihaknya dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada semua pasien khusus nya pasien BPJS. |Syafiq Syidik Ardli

back to top