Menu
Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata Pantai Selatan

Basarnas Fokuskan Pengamanan Wisata…

Jogja-KoPi| Tim Search An...

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yaman berdampak ke Bencana Kemanusiaan yang Lebih Besar

PBB:Serangan Lanjut ke Hudaida Yama…

Yaman-KoPi| Persatuan Ban...

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cenderung Turun.

Tahun 2018 Kasus Demam Berdarah Cen…

Sleman-KoPi| Memasuki per...

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Cangkang Udang Menjadi Closet Sanitizer Berbahan 100% non Alkohol.

Mahasiswa UGM Inovasikan Limbah Can…

Sleman-KoPi| Lima Mahasis...

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunung Merapi tidak di tutup Tapi kalau naik Gunung harap Waspada

Gubernur DIY: Jalan Alternatif Gunu…

Sleman-KoPi| Gubernur Dae...

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Berfokus Pada 4 Potensi Kerawanan saat Lebaran.

Operasi Ketupat 2018, Polda DIY Ber…

Sleman-KoPi| Kepolisian D...

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Menghabiskan Malam di  Hotel Berbintang Ketimbang di Hotel Melati.

Tamu di Yogyakarta Lebih Gemar Meng…

Bantul-KoPi| Badan Pusat ...

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelaran Pertemuan Dengan Kim Jong.

Donald Trump Pastikan Tanggal Gelar…

Washington-KoPi| Presid...

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredaran Tembakau Gorila di Yogyakarta.

Polda DIY Gagalkan Operasi Peredara…

Sleman-kopi| Direktorat R...

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ketat Dengan Terjunnya 29 Ekor Anjing Pelacak dan Body Scanner.

Keamanan di Bandara Adi Sutjipto Ke…

Sleman-KoPi| Komandan sat...

Prev Next

Rumah sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Rumah sakit UGM  akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019

Sleman-KoPi|Rumah Sakit UGM akan melayani 100% pasien BPJS di tahun 2019, setelah di tahun 2016 melayani pasien BPJS sebanyak 67% dan pasien umum 33%.

Menurut Direktur RS UGM, Prof. dr Arif Faisal, RS UGM sebagai rumah sakit pemerintah diperkirakan menerima pasien BPJS sampai 100% di tahun 2019.

Pasalnya, pasien pengguna BPJS di RS UGM selalu meningkat tiap waktu.  Arif mengatakan di tahun 2016, RS UGM melayani pasien BPJS sampai 67% dan pasien umum 33%.

Dia menambahkan RS UGM sangat mengikuti program BPJS yang diarahkan oleh pemerintah, sehingga terus mengembangkan layanan dan fasilitas rumah sakit kepada masyarakat.

"Kita sebagai rumah sakit pemerintah harus menerima pasien BPJS, disamping itu kita juga perlu mengembangkan fasilitas untuk pelayanan pasien BPJS”,  tambahnya saat diwawancarai  di RS UGM, Jumat (28/4).

Pengembangan layanan dari RS UGM ini seperti pengadaan alat kesehatan berupa mesin rontgen gigi. Pihaknya sendiri menekankan RS UGM tidak akan membeda-bedakan pelayanan pasien BPJS dan umum, khususnya dalam pelayanan penggunaan mesin rotgen.

Dia menjelaskan dengan hadirnya mesin ini maka pasien BPJS tidak perlu lagi melakukan rontgen di luar RS UGM.

"Sebelumnya kita mengalami kendala  jika ada pasien BPJS yang membutuhkan rontgen harus keluar dari RS UGM”, jelasnya.

Arif berharap dengan adanya penambahan alat, pihaknya dapat terus memberikan pelayanan maksimal kepada semua pasien khusus nya pasien BPJS. |Syafiq Syidik Ardli

back to top